Find and Follow Us

Minggu, 26 Januari 2020 | 18:58 WIB

Hebat

Ini Perempuan Pertama yang ke Lingkar Arktik

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Jumat, 10 Januari 2020 | 12:05 WIB
Ini Perempuan Pertama yang ke Lingkar Arktik
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Dewi Anggarini Nurfadilah salah satu peserta perempuan asal Indonesia berhasil lolos dan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Fjllrven Polar 2020 setelah berhasil mengumpulkan 34387 votes.

Perempuan yang akrab dipanggil Dewi tersebut akan mewakili zona Asia-Oseania (Indonesia, Malaysia, Vietnam, Filipina, Singapura, Australia, New Zealand, dan Thailand) di ajang bergengsi Internasional Fjllrven Polar 2020.

Fjllrven, mengumumkan peserta yang lolos pada ajang ekspedisi internasional Fjllrven Polar 2020. Para peserta yang lolos akan mendapatkan kesempatan menjelajahi 300km Lingkar Arktik dan merasakan sensasi dinginnya Lingkar Arktik. Ajang ekspedisi Internasional tahunan tersebut digelar sejak tahun 1997. Untuk lolos pada Fjllrven Polar 2020, para peserta diharuskan melakukancampaignmelalui sosial media dan komunitas pecinta alam untuk mendapatkan dukungan berupa voting sebanyak-banyaknya.

Pemenang dinilai berdasarkan jumlah voting dan juga pertimbangan dewan juri. Pada Fjllrven Polar 2020 yang akan diselenggarakan 30 Maret sampai 5 April mendatang, jumlah peserta yang lolos dari seluruh dunia berjumlah 22 orang.

"Alhamdulillah, impian saya untuk mengibarkan merah putih di kancah global melalui ekspedisi ke Lingkar Arktik pada ajang Fjllrven Polar 2020 terkabul. Saya juga bangga menjadi perempuan Indonesia pertama yang akan berangkat ke Lingkar Arktik selama acara Fjllrven Polar 2020," kata Dewi seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Jumat, (10/01/2020).

Dewi Anggraini Nurfadilah merupakan seorang pendaki gunung yang sudah menjelajahi lebih dari 20 Gunung di Nusantara. Gunung Slamet, Sumbing, Cikurai, Papandayan, Gede Pangrango, Merbabu, Prau, Guntur, Kerinci, Lembu, Ciremai, Semeru, Bromo , Latimojong, Lawu, Raung, Argopuro, Sindoro, Ijen, Binaiya, dan Ambon. Mendaki gunung sudah menjadi hobi dan passion bagi perempuan hijab berusia 30 tahun tersebut.

"Lolos dalam Fjllrven Polar 2020 membuktikan bahwa hasil tidak pernah mengkhianati kerja keras," tambahnya. (tka)

Komentar

x