Find and Follow Us

Minggu, 26 Januari 2020 | 18:20 WIB

Gandeng Film Milea

Tango Bantu Masalah Gizi Buruk

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Selasa, 10 Desember 2019 | 21:15 WIB
Tango Bantu Masalah Gizi Buruk
(Foto: Inilahcom/Mia Umi Kartikawati)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ada ratusan anak dengan status gizi buruk dengan kondisi yang sangat memprihatinkan berhasil diselamatkan hingga menyandang status gizi baik.

Puluhan ribu anak usia sekolah juga telah dijangkau edukasi tentang gizi dan pola hidup sehat melalui program TPGAI. Program ini sangat positif namun butuh dukungan. Sehingga wafer Tango berharap Dilanisme generasi milenial dapat berpartisipasi mendukung program Tango Peduli Gizi Anak Indonesia (TPGAI) membeli kemasan wafer Tango edisi Milea.

Wafer Tango pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1995, hampir seperempat abad lalu. Sehingga wafer Tango sudah menjadi bagian dari keseharian konsumen Indonesia. Penonton film Milea adalah bagian dari konsumen Indonesia yang juga merupakan target konsumen wafer Tango.

"Ada banyak hadiah menarik yang siap dibagikan kepada konsumen wafer Tango melalui program Tango DILANda Jutaan Hadiah. Seperti smartphone Samsung, Drone Dji Tello, sepatu Nike Airforce One special Tango by Never Too Lavish, kaos ekslusif Milea, dan jutaan voucher belanja Tokopedia," kata Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group, di sela-sela launching trailer Film Milea di Jakarta, Senin, (09/12/2019).

Masih menurutnya, pihaknya, selalu berusaha hadir di setiap moment of truth generasi milenial agar diingat sebagai brand yang selalu membawa excitement, kegembiraan dan peduli dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia.

TPGAI selama tujuh tahun telah membantu mengatasi permasalahan gizi anak Indonesia, khususnya di kepulauan Nias, Sumatera Utara.

"Target kami tetap generasi milenial, dan generasi ini dikenal sebagai generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sosial. Jadi kami berharap dengan melibatkan program TPGAI, kami dapat menggugah kepedulian dari Dilanisme generasi milenial," tambah Harianus Zebua.(tka)

Komentar

x