Find and Follow Us

Minggu, 26 Januari 2020 | 19:22 WIB

Peran Ibu Sangat Besar untuk Keluarga

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Senin, 9 Desember 2019 | 14:55 WIB
Peran Ibu Sangat Besar untuk Keluarga
(Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menyandang status sebagai Ibu merupakan sebuah gelar kehormatan tertinggi bagi perempuan.

Namun, tahukah Anda, bahwa di Indonesia, menjadi seorang Ibu dibutuhkan sebuah keberanian tersendiri.

Sebuah studi mengenai Mothers Index Rankings pernah menempatkan Indonesia pada ranking 106 dari 176 negara untuk kesejahteraan Ibu dalam hal kesehatan Ibu & Anak, edukasi, ekonomi & politik status, lebih rendah dari Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Selain itu, hingga saat ini Angka kematian Ibu di Indonesia juga terbilang masih tinggi yaitu 305 per 100 ribu kelahiran jauh di bawah target pembangunan berkelanjutan 2030 yaitu 70 per 100 ribu kelahiran.

Ini berarti, dua Ibu meninggal setiap jam di Indonesia karena kehamilan maupun pada saat proses kelahiran. Lebih lanjut, 1 dari 3 perempuan atau 33,4 persen perempuan pernah mengalami kekerasan seksual maupun fisik di Indonesia.

Ditambah lagi, 1 dari 9 perempuan Indonesia menikah muda di bawah umur 18 tahun.

Fakta-fakta tersebut menjelaskan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk pemberdayaan dan kesejahteraan perempuan, khususnya Ibu di Indonesia.

Merespon hal tersebut, Andalan Kontrasepsi sebagai merek terdepan bagi kesehatan reproduksi perempuan Indonesia, menghadirkan kampanye Berani Menjadi Ibu untuk menyambut hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember 2019.

"Kami menyadari bahwa seorang Ibu memiliki peran terbesar dalam merencanakan kebahagiaan untuk keluarga," kata Melati Gultom, Brand Manager Andalan Kontrasepsi, Jakarta, Senin, (09/12/2019).

Dalam mewujudkan hal tersebut, Kementerian Kesehatan telah menetapkan tiga peran utama Ibu untuk mengambil keputusan agar dapat berdaya dalam rumah tangga.

"Yaitu keterlibatan dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan kesehatan termasuk keputusan untuk ber-KB, keuangan, hingga membangun hubungan dalam keluarga," tambahnya.

Dibutuhkan keberanian bagi Ibu untuk berperan dalam mengambil keputusan tersebut, terutama dalam hal perencanaan keluarga yang erat kaitannya dengan penggunaan kontrasepsi.

"Penggunaan konstrasepsi diperlukan untuk kesiapan fisik, mental, mandiri secara finansial dan perencanaan kehamilan untuk mengatur jarak kelahiran, memberikan kasih sayang yang cukup bagi setiap anak, serta memberikan pendidikan yang bermutu tinggi," paaprnya. (tka)

Komentar

x