Find and Follow Us

Minggu, 26 Januari 2020 | 18:18 WIB

Indonesia Night Run, Sehat dan Menghibur

Minggu, 1 Desember 2019 | 21:23 WIB
Indonesia Night Run, Sehat dan Menghibur
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Perhelatan Indonesia Night Run berlangsung meriah di Q-Big, BSD City, Tangsel, pada Sabtu (30/11/2019). Kegiatan ini menggabungkan unsur kesehatan (olahraga) dan hiburan (entertainment).

Pada ajang ini, para peserta tak hanya menikmati sebuah ajang kompetisi marathon tengah malam, namun juga menikmati aspek hiburan yang menjadi daya tarik event Indonesia Night Run. Hiburan mulai dari aksi pertunjukan para disc jockey (DJ), pesta zumba, bazaar malam hari, dan workout session, acara ini dimeriahkan oleh pertunjukan sinar LED.

Dikemukakan promotor kegiatan Indonesia Night Run 2019 dari BIAS Event, Go Peter Perwira, salah satu atraksi yang disuguhkan bagi peserta adalah kecanggihan teknologi laser dan 3D hologram dan air mancur elektrik.

"Ini yang membedakan penyelenggaraan Indonesia Night Run dengan event marathon lainnya. Selain itu pada ajang ini juga kedatangan founder Tokyo Marathon yang fenomenal, yakni Manabu Tanaka," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (1/12/2019).

Khusus pertunjukan sinar LED sepanjang 160 meter, kata Perwira, dilengkapi dengan warna-warni panggung hiburan ukuran 12 x 8 meter dengan sound system TW Audio Vera 36 serta lebih dari 100 titik lighting yang berkekuatan tidak kurang dari 60 ribu MW, seluruhnya didukung sepenuhnya oleh PLN.

Faktor entertaining yang menampilkan atraksi DJ perfomance dan perkusi, turut mendominasi jadi salah satu pertimbangan penyelenggara, mengingat kegiatan lari marathon biasanya diselenggarakan di siang hari. Biasanya di siang hari pelaksanaan entertainment tidak begitu nyaman. Penyelenggaraan even entertainment di Indonesia Night Run kata Perwira menggambarkan konsep year end party.

Event half marathon yang dibagi dalam tiga kategori masing-masing 5K, 10K, dan 21K ini memperebutkan total hadiah senilai Rp125 juta untuk 78 pemenang yang diharapkan akan diikuti oleh 3.500 peserta tidak hanya dari Jakarta dan Serpong, Tangerang saja, melainkan juga hadir dari seluruh Indonesia seperti dari Kalimantan dan Sulawesi. Pasalnya kegiatan ini dipromosikan melalui media cetak dan online serta media luar ruang seperti LED screen, dan billboard.

Indonesia Night Run 2019 terbagi atas berbagai kategori pemenang, di antaranya kategori umur, jenis kelamin, kategori master, the best costume, kategori CEO, serta kategori over all.

Bagi PLN, kegiatan ini juga merupakan bagian dari eco lifestyle, yakni eco moving, di mana kegiatan ini menggambarkan semangat dan energi optimisme menuju Indonesia unggul, sambil mendorong masyarakat menjadi lebih produktif dalam berkarya, selain mensosialisasikan budaya lari sebagai gaya hidup yang fun, dan kekinian, karena PLN sebagai BUMN, memberi warna baru yang mendukung aktifitas lari, khususnya yang diadakan di malam hari, papar Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dalam kesempatan pembukaan Indonesia Night Run 2019, di Q-Big, BSD City, Serpong.

Sementara itu Race Director of Indonesia Night Run Riena Tambunan mengemukakan, kendati baru diselenggarakan pertama kalinya, Indonesia Night Run (INR) diharapkan dapat menjadi even tahunan yang dapat ditingkatkan statusnya menjadi even internasional yang juga memenuhi ketentuan standar internasional, bagi penyelenggaraan half marathon.

"Saya ingin kualitas penyelenggaraan INR dengan karakteristik yang berbeda karena diselenggarakan pada malam hari, namun statusnya setara dengan even internasional lainnya di negara lain. Kendati demikian penyelenggaraan di sore hari, setidaknya akan mengurangi kekhawatiran tentang panasnya cuaca di pagi sampai siang hari," ujarnya.

Riena juga menegaskan, fokus utama event ini tetap olah raga, kendati terdapat keunggulan sistem lighting dan entertainment.

"Kami mau memberikan reward kepada semua peserta untuk bersenang senang di malam minggu, dan bisa bersantai bersama keluarga esok harinya," kata Riena.

Dengan karakteristik yang berbeda antara penyelenggaraan lari marathon dengan half marathon dan juga klasifikasi yang berbeda, seperti ada Run for CEO, maka tingkat kesulitan yang membedakan marathon dengan Night Run, adalah penentuan rute sedikit lebih rendah. Karena rute ini dibuat bersahaat dengan segala usia maupun karakter. Selain di wilayah BSD, Night Run dapat diselenggarakan di setiap wilayah yang memiliki struktur jalan yang baik dan penerangan memadai. [adc]

Komentar

x