Find and Follow Us

Senin, 9 Desember 2019 | 05:06 WIB

Perempuan Mampu jadi Penggerak Usaha

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 21 November 2019 | 09:45 WIB
Perempuan Mampu jadi Penggerak Usaha
Petty S. Fatimah - (Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Perempuan mampu menjadi penggerak di bidang usaha apapun.

Hal tersebut disorot oleh "Indonesian Womens Forum 2019 (IWF): Bringing
the Best of Indonesian Women" dan "Indonesia Young Creators Lab (IYCL) 2019: Speak Loudly, Act Boldly", yang mengedepankan tema bahasan Inklusif. Berlangsung selama dua hari, 21 dan 22 November 2019 di Gandaria City Hall, mengajak masyarakat berbicara tentang perempuan dan sektor wirausaha: Profit with Purpose.

"Bagaimana ekonomi bisa digerakkan untuk kesejahteraan yang meluas dan adil dengan perempuan sebagai the Change Maker," kata Petty S. Fatimah penyelenggara Indonesian Womens Forum 2019 (IWF), Jakarta, Rabu, (20/11/2019).

Pada kesempatan ini, masyarkat akan mendengar cerita yang sangat mengesankan dari para perempuan yang bergerak dengan hatinya untuk memberi manfaat maksimal dan inklusif dalam bidang usaha yang ditekuninya.

"Dalam hal ini adalah: sustainable entrepreneur dan pendidikan. Inti dari bisnis inklusi adalah memiliki kemampuan membantu masyarakat berekonomi lemah sekaligus tetap menjaga keuntungan perusahaan," tambahnya.

Survei yang dilakukan Business Call to Action dan GlobeScan terhadap 193 perusahaan yang berpartisipasi, 91 persen dari responden setuju bahwa bisnis mereka yang inklusi memberi dampak besar meningkatkan taraf hidup masyarakat berekonomi lemah.

Perusahaan juga jadi memiliki hubungan yang baik dengan mereka sebagai konsumen maupun pegawai.

Keberagaman diciptakan dengan merangkul perbedaan untuk mencapai tujuan bersama.

Memiliki aspek inklusi harus ditanamkan kepada semua orang sejak kecil melalui keluarga dan pendidikan. Peran perempuan menjadi penting sebagai agen pengubah di masyarakat.(tka)

Komentar

Embed Widget
x