Find and Follow Us

Minggu, 15 Desember 2019 | 14:42 WIB

Perempuan Bisa jadi Agen Perubahan

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 21 November 2019 | 09:15 WIB
Perempuan Bisa jadi Agen Perubahan
Petty S. Fatimah - (Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Perempuan karena perannya, dapat menjadi the change maker atau agen perubahan.

Menanamkan sikap inklusif sejak dini, dalam keluarga sebagai pola asuh dan pendidikan di sekolah merupakan langkah yang efektif.

"Kami senantiasa ingin mendorong kemajuan dan kemandirian perempuan Indonesia. Mengajak para perempuan untuk turut ambil bagian, menjadi agen perubahan untuk mendorong nilai-nilai inklusif, karena bersama kita berdaya di lingkungan bisnis, sosial maupun profesional," ujar Petty S. Fatimah penyelenggara "Indonesian Womens Forum 2019 (IWF): Bringing the Best of Indonesian Women" dan "Indonesia Young Creators Lab (IYCL) 2019: Speak Loudly, Act Boldly", Jakarta, Rabu, (20/11/2019).

Diselenggarakan pada 21-22 November, untuk menambah semangat dan meraih inspirasi dalam berkarya, terdapat pembicara dari berbagai instansi yang sangat kompeten di bidangnya. Mereka adalah Lili Pintauli Siregar, Wakil Ketua KPK terpilih 2019-2023; Yenny Wahid, Direktur Wahid Foundation; Ernest Prakasa, Komika; Ari Satria, S.E, MA, Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan RI
dan 50 lebih pembicara lainnya serta beberapa kolaborator.

Ruben Hattari, Kepala Kebijakan Publik untuk Facebook di Indonesia, merespon positif tentang penyelenggaraan IWF 2019.

"Kami percaya bahwa saat perempuan berhasil, kita semua menang. #SheMeansBusiness adalah sebuah inisiatif yang digagas oleh Facebook untuk menginspirasi, mendukung, melatih, dan merayakan para wanita wirausaha di seluruh dunia, termasuk di Indonesia," papar Ruben. (tka)

Komentar

Embed Widget
x