Find and Follow Us

Senin, 16 Desember 2019 | 20:25 WIB

Candi Darling

Situs Wisata Candi Ratu Boko Ditanami Ribuan Pohon

Oleh : Aris Danu | Rabu, 13 November 2019 | 05:31 WIB
Situs Wisata Candi Ratu Boko Ditanami Ribuan Pohon
(Istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Sleman - Situs wisata purbakala Candi Ratu Boko di Dusun Dawung, Bokoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditanami ribuan pohon oleh mahasiswa lewat program Candi Darling atau Sadar Lingkungan.

Sebanyak 1.350 pohon berupa tanaman perdu dan semak berbunga ditanam oleh sekitar 250 mahasiswa dari berbagai kampus di wilayah Yogyakarta. Pohon tersebut adalah jenis bougenville (Bougainvillea), tanjung (Mimusops elengi), merak (Caesalpinia pulcherrima), soka (Saraca asoca) dan kepel (Stelechocarpus burahol).

Selain di kompleks Candi Ratu Boko, para mahasiswa juga menanam aneka pepohonan di Candi Ijo yang letaknya berdekatan dengan Candi Ratu Boko. Candi tersebut merupakan sebuah kompleks percandian bercorak Hindu, yang jaraknya 4 km arah tenggara dari Candi Ratu Boko atau kira-kira 18 kilometer di sebelah timur Kota Yogyakarta.

Menurut Ketua Unit Kerja Situs Ratu Boko dan Candi Ijo Balai Pelestarian Budaya DIY, selain akan mempercantik wilayah situs Ratu Boko dan Candi Ijo, gerakan tanam pohon diharapkan mendorong generasi muda untuk semakin mencintai lingkungan sekaligus mempelajari warisan sejarah.

General Manager BUMN PT Taman Wisata Candi (TWC) Unit Ratu Boko, Wiharjanto menambahkan bahwa peninggalan sejarah Ratu Boko kini juga sudah menjadi ikon pariwisata yang digemari generasi milenial.

"Generasi milenial banyak ketika senja hari berbondong-bondong datang ke situs Ratu Boko untuk berburu 'sunset', untuk berfoto," katanya.

Menurut data TWC, fenonema "sunset" telah mendongkrak kunjungan wisata di Yogyakarta, khususnya di situs Ratu Boko. Total kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara pada 2018 sebanyak 306.338 orang yang didominasi anak muda.

"Dan sebagian besar dari pengunjung itu datang pada sore dan petang hari untuk berswafoto di gapura utama situs Ratu Boko ini guna melihat matahari terbenam," ujarnya.

Kompleks situs purbakal seluas 250 ribu meter persegi itu seringkali mengalami suhu udara panas. Hal ini disebabkan tanah yang tandus dan minimnya pohon rindang. Ia berharap adanya progran Candi Darling ke depan dapat memberikan suasana sejuk sehingga membuat wisatawan semakin nyaman.

Sekedar informasi, situs purbakala Ratu Boko merupakan salah satu warisan budaya yang telah diakui Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO). [adc]

Komentar

Embed Widget
x