Find and Follow Us

Senin, 9 Desember 2019 | 04:31 WIB

Buku "7 Kilometer Seruas Perjalanan Verawati Basri"

Kisah Sukses Perempuan, dari Sales Hingga Jadi CEO

Oleh : Aris Danu | Jumat, 8 November 2019 | 21:44 WIB
Kisah Sukses Perempuan, dari Sales Hingga Jadi CEO
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Tekun, ulet dan pantang menyerah menjadi bagian dari kisah sukses seorang perempuan yang mengawali pekerjaan sebagai counter sales. Dia adalah Verawati Basri yang sudah menjadi CEO perusahaan di usia 28 tahun.

Kisah sukses dan inspiratif Verawati itu ditulis lewat buku berjudul "7 Kilometer Seruas Perjalanan Verawati Basri" karya Asteria Elanda. Asteria merupakan mantan jurnalis yang kini menjadi public relation di perusahaan media.

Uniknya, Verawati kini mengelola perusahaan di bidang transportasi yang notabene bisnis ini banyak didominasi oleh kaum pria. Perempuan kelahiran tahun 1991 itu duduk di kursi CEO Trans Pacific Global.

Awalnya, Verawati meniti karirnya di salah satu dealer kendaraan mewah. Karirnya terus menanjak ke perusahaan di bidang rental kendaraan. Dari perusahaan tempatnya bekerja, Verawati belajar banyak hal dan mulai menguasai seluk beluk bisnis trasportasi.

Ia kemudian memulai usaha persewaan dari nol kilometer dengan tiga unit mobil. Pada 2007 ia kemudian mendirikan perusahaan kecil-kecilan. Belum sempat menyelesaikan pendidikannya sebagai sarjana, akhirnya Verawati sudah menjadi CEO di usia 28 tahun.

"Salah satu tantangan menjadi seorang pemimpin adalah harus menjadi contoh. Jika saya adalah contoh yang baik, maka dengan ringan tim saya akan mengikuti arah yang sama. Sehingga semua bisa berjalan bersama seirama untuk mencapai tujuan," ungkap Verawati, dalam keterangan tertulis, baru-baru ini.

Verawati juga sempat menjual barang-barang pribadinya untuk memenuhi kewajibannya pada karyawan. Sebab Verawati sadar, bukan hanya karyawan yang menjadi tanggung jawabnya, melainkan juga keluarga karyawan.

Sebagai wanita karier yang telah sukses, Verawati pun memberikan tips menjadi pemimpin perempuan. Ia menggarisbawahi bahwa seorang pemimpin harus pandai menata emosi.

"Menghindari nada tinggi dan menyampaikan maksud dengan rendah hati, serta memberikan ruang untuk lawan bicara, akan membuat kita menjadi pemenang," kata Verawati.

Terkait bukunya yang memuat angka 7 kilometer sebagai judul diakui Verawati itu merupakan kiasan angka indah yang telah berhasil dilalui Verawati. Banyak lagi kilometer-kilometer berikutnya yang akan ditempuh.

"Semangat saya bertambah tinggi karena langkah kecil saya ini berarti juga untuk memajukan pembangunan bangsa, melalui kesempatan kerja," paparnya. [adc]

Komentar

Embed Widget
x