Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 04:18 WIB

Desainer Lala Gozali Ubah Limbah Jadi Busana Indah

Sabtu, 5 Oktober 2019 | 05:31 WIB
Desainer Lala Gozali Ubah Limbah Jadi Busana Indah
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Desainer Lala Gozali punya "tangan ajaib". Ia mampu mengubah sampah atau limbah tekstil menjadi beragam barang bermanfaat dan busana yang indah serta bernilai seni tinggi.

Lala bercerita, sebagai pengusaha fashion ia bisa menghasilkan setidaknya satu karung perca per minggu. Awalnya, potongan kain tersebut hanya dibuang begitu saja. Namun sejak 2015, perempuan 65 tahun itu punya ide cemerlang untuk memanfaatkan limbah usahanya.

Alhasil, ide kreatif itu dapat menghasilkan barang-barang berguna, seperti taplak meja, serbet, dompet, tas, seleng, bahkan busana yang punya nilai jual tinggi karena keunikannya. Perca yang dimanfaatkan Lala biasanya berasal dari bahan tenun, lurik, batik, dan katun.

Setelah ide kreatif mendapat sambutan hangat, Lala kemudian menggagas sebuah program besar bertajuk "Zero Waste". Lewat program ini Lala ingin menunjukkan kepedulian pada lingkungan.

"Aku juga ada Yayasan Gerakan Peduli Lingkungan Pekayon. Yayasa itu bergerak di bidang persampahan, penghijauan, pengolahan sampah jadi kompos, termasuk membuat merajinan dari limbah perca," ungkap Lala di acara ICRA Exhibition 2019, di JCC Senayan, Jakarta, baru-baru ini.

Dari pemanfaatan limbah atau perca yang dibuatnya Lala mendapat pemasukan yang menjanjikan secara ekonomi. Perca tersebut setelah menjadi beragam barang dijual mulai dari Rp 50 ribu untuk dompet, hingga jutaan rupiah untuk busana.

Pemilik brand fashion Gianti berharap bisa terus mengembangkan kreasi produk-produk berkualitas dari bahan perca. Bahkan produknya juga menjadi incaran pecinta fashion dari mancanegara.

"Tantangannya di sini harus terus kreatif dalam memadu padankan warna dan motif dari kain perca. Mungkin ke depan bisa jadi brand sendiri untuk produk kain perca ini," ujar Lala. [adc]

Komentar

Embed Widget
x