Find and Follow Us

Selasa, 15 Oktober 2019 | 10:37 WIB

Penyebab Diare pada Bayi dan Anak

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 19 September 2019 | 20:50 WIB
Penyebab Diare pada Bayi dan Anak
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ada banyak penyebab terjadinya diare pada bayi dan anak. Selain lingkungan yang tidak sehat, asupan makanan termasuk air yang dikonsumsi menjadi salah satu penyebabnya.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melalui perwakilannya Dr. Fery Rahman, MKM selaku Wakil Sekretaris Jendral PB IDI menyampaikan, merujuk pada data dari WHO tahun 2003 (Feeding and nutrition of infants and young children. Guidelines for the WHO European Region, WHO Regional Publications, European Series, No. 87), kontaminasi makanan (termasuk air minum) oleh agen mikroba adalah salah satu penyebab utama diare pada bayi dan anak kecil.

"Dalam konteks melarutkan susu atau makanan pendamping ASI, air demineral atau bebas mineral adalah air yang ideal digunakan sebagai pelarut susu atau makanan pendamping ASI karena tidak akan mengubah kemurnian nutrisi yang terkandung dalam komposisinya. Sedangkan melarutkan susu atau makanan pendamping ASI dengan air mineral, berpotensi meningkatkan kandungan mineralnya sehingga komposisi nutrisinya menjadi tidak sama lagi atau berubah. Dalam konteks air minum sehari-hari, air demineral atau bebas mineral sangat aman karena berbagai kandungan mineral yang dibutuhkan tubuh, juga dapat kita peroleh dari makanan yang kita konsumsi," kata Dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical Kalbe Nutritionals, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis, (19/09/2019).

Berdasarkan data Nielsen dari survei Brand Health Tracking mengenai Formula Bayi dan Formula Lanjutan (IFFO) tahun 2015 lalu, 46 persen respondennya menyatakan kebutuhan mereka akan air khusus untuk melarutkan susu atau makanan pendamping ASI, dimana 65 persen di antaranya menyatakan bahwa bayi memerlukan air minum yang lebih natural dan alami. Selain alasan tersebut, alasan lainnya adalah karena pencernaan bayi masih lemah (32 persen) dan air minum memiliki peran penting untuk membantu tumbuh kembang bayi (30 persen). Tumbuh kembang yang optimal diperlukan selama periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK).

Morinaga Heiko+ Water merupakan inovasi terbaru dari Kalbe Nutritionals dan Morinaga Research Center Jepang yang telah berpengalaman mendukung nutrisi dan kesehatan keluarga selama lebih dari 100 tahun. Morinaga Heiko+ Water adalah air murni yang bebas mineral dan bakteri, steril dan higienis diproses melalui 8 tahapan proses untuk menghasilkan kualitas air murni terbaik. Heiko+ Water juga telah memenuhi standard BPOM, SNI dan memiliki sertifikat halal LPPOM MUI.


"Bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Kalbe Nutritionals menggagas kampanye Dukung Kemurnian Nutrisi Anak Sejak Dini melalui pemilihan air yang tepat untuk yang terkasih, seperti air bebas mineral dan bakteri yang dapat digunakan sebagai pelarut susu atau makanan pendamping ASI, yang diharapkan mampu melindungi nutrisi makanan anak dengan tidak merubah komposisi susu dan makanan pendamping ASI yang sudah dibuat sesuai dengan standar BPOM," papar Helly Oktaviana, Senior Group Business Unit Head For Kids Nutrition.(tka)

Komentar

Embed Widget
x