Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 10:19 WIB

Menpar Dorong Dua Kawasan Ekonomi Khusus Sumbar

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 15 Agustus 2019 | 15:35 WIB
Menpar Dorong Dua Kawasan Ekonomi Khusus Sumbar
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendorong agar dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Mandeh dan Mentawai di Sumatera Barat (Sumbar) segera direalisasikan mempercepat pengembangan kepariwisataan.

"KEK pariwisata merupakan cara tercepat untuk menarik investor untuk membangun fasilitas pariwisata. Saya mempunyai hutang untuk segera merampungkan dua KEK di Sumbar, utamanya KEK Mandeh," kata Menpar Arief Yahya ketika meluncurkan Wonderful Event Sumbar 2019 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata, Rabu, (14/8/2019).

Menpar Arief Yahya didampingi Gubernur Sumbar H. Irwan Prayitno pada kesempatan itu menjelaskan, dengan menjadikan Mandeh sebagai KEK Pariwisata maka pembangunan fasilitas JALIN (jalan, listrik, dan internet) dari pemerintah pusat akan difokuskan ke sana, sementara dengan terbentuknya ke KEK tersebut segala perizinan akan menjadi sangat mudah.

"Sumbar bisa mencontoh Kawasan Nusa Dua Bali dan Mandalika Lombok perizinan di sana sangat mudah sehingga banyak menarik investor," tambah Arief Yahya.

KEK Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan Sumbar, memiliki lahan seluas 400 hektare dan potensial untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam (bahari) dengan target wisatawan mancanegara lanjut usia.

Sedangkan KEK Mentawai di Kabupaten Mentawai Sumbar mengalokasikan lahan seluas 1.200 hektare dengan mengandalkan atraksi alam (bahari) utamanya wisata surfing kelas dunia.

Dengan mempunyai KEK Pariwisata Mandeh, kata Arief Yahya, akan menjadi model bagi Sumbar untuk mengembangkan KEK yang lainnya. Seperti halnya dilakukan oleh Pemda Bangka Belitung (Babel) yang kini memiliki 3 KEK satu di antaranya yakni Tanjung Kelayang yang ditetapkan sebagai satu di antara 10 destinasi pariwisata prioritas.(tka)

Komentar

x