Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 23:22 WIB

Masyarakat Indonesia Ingin Punya Usaha Sendiri

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Rabu, 14 Agustus 2019 | 19:06 WIB
Masyarakat Indonesia Ingin Punya Usaha Sendiri
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sebuah hasil survei mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia ingin memiliki usaha sendiri.

Sebagai perusahaan yang bertujuan membuat dunia lebih sehat dan bahagia, perusahaan nutrisi global, Herbalife Nutrition, merilis sejumlah temuan dari survei bertajuk "Survei Kewirausahaan 2019 (The Asia Pacific Entrepreneurship Insights Survey 2019)".

Survei yang dilakukan mulai Mei hingga awal Agustus lalu, dilakukan di sembilan negara di Asia Pasifik yaitu Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan dan Thailand.

Survei ini mengungkapkan bahwa tujuh dari 10 orang atau 71 persen responden Asia Pasifik bercita-cita untuk memiliki bisnis sendiri.

Keinginan untuk menjadi wirausaha di Indonesia menjadi terkuat dibanding negara lain di Asia Pasifik, mayoritas responden Indonesia 96 persen mengaku memiliki mimpi untuk mulai membuka usaha sendiri, disusul Filipina 92 persen, Thailand 89 persen dan Malaysia 86 persen.

Senior Director & General Manager Herbalife Nutrition Andam Dewi mengatakan, tingginya semangat untuk berwirausaha di kalangan masyarakat Indonesia cukup menggembirakan.

Namun, masih banyak anggapan bahwa memulai bisnis sendiri adalah hal yang sangat menakutkan bagi sebagian orang. Survei ini menghadirkan temuan-temuan yang dapat menjadi wawasan baru tentang persepsi dan sikap dalam memulai berwirausaha.

Survei ini pun menjadi masukan bagi kami (perusahaan) untuk memahami bagaimana perusahaan dapat mendukung seseorang untuk melakukan lompatan dan menjadi seorang pengusaha dan menggapai mimpinya di suatu hari.

Motivasi Dalam Memulai Bisnis Sendiri

Saat ditanya kapan untuk memulai berwirausaha, mayoritas responden di Indonesia 64 persen menyebutkan mengikuti instuisi mereka untuk menentukan kapan memulai berwirausaha.

Dan apabila mereka membuka usaha, sebanyak 52 persen responden Indonesia lebih dimotivasi oleh keinginan untuk menyalurkan passion sekaligus menambah pendapatan. Mayoritas 94 persen responden di Indonesia juga merasa atau beranggapan bahwa berwirausaha akan mendatangkan kebahagiaan lebih besar bagi mereka dibanding bekerja kepada orang lain.

Dan yang menggelitik, berdasarkan temuan survei, 71 persen diantara mereka yang berkeinginan untuk bermimpi atau bahkan telah memiliki bisnis sendiri, bermimpi akan datang suatu hari dimana mereka dapat menghadap sang bos dan mengajukan surat pengunduran diri.

Sama halnya dengan responden Indonesia, responden di negara lain di Asia Tenggara juga memiliki mimpi yang sama untuk bisa meyampaikan pengunduran diri dari tempat kerjanya saat ini dan memiliki bisnis sendiri (Malaysia 76 persen, Thailand 74 persen, dan Filipina 73 persen).

Disamping mimpi dan motivasi seperti di atas, responden yang berkeinginan untuk memulai bisnisnya sendiri juga beranggapan bahwa dengan memulai atau memiliki bisnis sendiri, mereka akan memperoleh beberapa keuntungan diantaranya:

1. Fleksibilitas jam kerja 75 persen
2. Berkesempatan untuk menambah pendapatan 69 persen
3. Menjadi bos atas diri sendiri 56 persen
4. Memiliki kepuasan dalam melakukan pekerjaan 53 persen.

Meskipun telah banyak manfaat dan keuntungan yang dianggap akan datang seiring dengan keberanian memulai bisnis, hampir 7 dari 10 responden beranggapan bahwa dirinya tidak pernah memiliki kesempatan untuk memulai bisnis sendiri.

Sementara di lain pihak, 81 persen responden menyatakan bahwa mereka bingung akan banyaknya prospek bisnis yang potensial untuk dilakukan.

Komentar

Embed Widget
x