Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 14:58 WIB

Dampak Pemadaman Listrik untuk Kesehatan

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Selasa, 6 Agustus 2019 | 16:05 WIB
Dampak Pemadaman Listrik untuk Kesehatan
Ari F Syam, Akademisi dan praktisi klinis - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pemadaman Listrik yang terjadi hampir 10 jam dua hari belakangan ini, ternyata memberikan dampak pada Kesehatan.

Menurut Ari F Syam, Akademisi dan praktisi klinis, hal utama yang harus diantisipasi dengan lamanya pemadaman listrik ini adalah penyimpanan daging atau makanan lain di dalam freezer atau kulkas.

"Kita tahu pada beberapa makanan kita di jaga kualitasnya didalam freezer dan ada makanan yang kita simpan dalam kulkas ukuran 2-4 derajat celcius. Hal ini bisa terjadi pada kulkas rumah tangga atau rumah makan yang
memang tidak menyiapkan genset," kata Ari seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (06/08/2019).

Karena itu dia mengingatkan bahwa makanan atau minuman dapat rusak jika tidak terjaga dalam suhu yang diharapkan. Makanan yang berada suhu kamar lebih cepat terkontaminasi dan rusak dan masalahnya kadang kala diawal rusaknya belum ada perubahan bau atau warna.

"Tujuan dari menjaga makanan kita dalam suhu nol derajat atau lebih rendah adalah dalam rangka makanan tersebut tidak terkontaminasi dengan bakteri. Kita tahu pada pada suhu nol derajat sampai -20 derajat celcius pertumbuhan bakteri terhenti," tambahnya.

Dengan perubahan suhu karena padamnya listrik maka bakteri akan tumbuh subur dan membuat kondisi daging menjadi rusak. Sayur dan buah - buahan juga akan layu dan membusuk.

"Jadi jelas bahwa perubahan suhu kulkas ini akan menyebabkan rusaknya makanan kita," ujarnya. (tka)

Komentar

Embed Widget
x