Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 23:15 WIB

Peran Orangtua Sangat Besar Ketika Anak Remaja

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Senin, 5 Agustus 2019 | 20:12 WIB
Peran Orangtua Sangat Besar Ketika Anak Remaja
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tidak hanya pada masa kecil, anak sangat butuh peran orangtua saat beranjak dewasa.

Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psikolog mengatakan, bahwa orangtua memiliki andil besar ketika anak-anak mulai memasuki masa remaja agar anak tidak mudah terjerumus ke hal atau tindakan yang tidak diinginkan.

Hal ini disampaikannya dalam acara sharing session yang diselenggarakan oleh EF English First bertajuk Kiat Sukses Berkomunikasi dengan Remaja, di SOS Childrens Villages.

Pada kesempatan yang sama, Cinthya, Marketing Manager EF English First mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen EF untuk memberikan lebih banyak manfaat kepada masyarakat melalui pendidikan, dan acara tersebut merupakan rangkaian dari program EF Mobile di SOS Childrens Villages Cibubur Jakarta.

"Topik dan materi yang diberikan, disusun berdasarkan kebutuhan orangtua asuh di SOS yang disampaikannya melalui tanya jawab kami dengan ibu-ibu asuh di sini. Sebagai orangtua, mereka ingin tahu bagaimana cara untuk menghadapi anak-anak mereka, terutama yang sudah menginjak masa remaja. Selain itu, mereka juga ingin membekali diri dengan lebih banyak lagi pengetahuan seputar pola asuh, untuk dapat memberikan yang terbaik bagi anak dan menjadikan mereka anak-anak yang mandiri," ungkap Cinthya, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Senin, (05/08/2019).

Hal utama yang perlu dipahami orangtua adalah bagaimana proses tumbuh kembang anak saat memasuki usia remaja. Ada perbedaan antara otak remaja (teen brain) dengan otak.

"orang dewasa (adult brain), terutama pada perkembangan prefrontal cortex atau otak bagian depan yang berfungsi dalam pengambilan keputusan, menimbang baik dan buruk serta memilah tindakan yang tepat," papar Vera.

Prefrontal cortex pada orang dewasa telah berfungsi optimal sehingga mampu menentukan mana yang baik dan benar atau melakukan pertimbangan yang matang sebelum bertindak.

Pada remaja, bagian otak ini masih dalam proses perkembangan sehingga belum berfungsi dengan maksimal.

"Proses ini akan berlangsung hingga individu mencapai usia 20-25 tahun. Selama bagian ini belum berfungsi ideal, perilaku remaja akan lebih banyak dipengaruhi oleh emosi," kata Vera. (tka)

Komentar

Embed Widget
x