Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:34 WIB

Penyuluhan Puskesmas Kecamatan Kramat Jati

Pentingnya Pemberikan ASI Esklusif

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Sabtu, 3 Agustus 2019 | 15:35 WIB
Pentingnya Pemberikan ASI Esklusif
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, menyelenggarakan penyuluhan untuk masyarakat tentang pentingnya memberikan ASI (Air Susu Ibu) esklusif.

Hal tersebut terkait dengan memperingati Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week) yang jatuh pada 1-7 Agustus 2019.

Meskipun angka inisiasi menyusui secara global relatif tinggi, namun hanya 40 persen dari semua bayi di bawah 6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif dan 45 persen yang mendapatkan ASI sampai usia 24 bulan.

Padahal tidak menyusui dikaitkan dengan tingkat kecerdasan yang lebih rendah dan mengakibatkan kerugian ekonomi sekitar 302 miliar dollar per tahun.

Pada 2019 mengangkat tema global Empower Parent Enable Breastfeeding. Dalam konteks nasional tema tersebut diadaptasi menjadi Ayah dan Ibu Kunci Keberhasilan Menyusui.

Salah satu gerakan peyuluhan pentingnya pemberian ASI dari Ibu ke anak terlihat di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati. Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat jatidr. Inda Mutiara, MM menjelaskan, ASI adalah makanan istimewa yang tidak ada tandinganya. Kandungan ASI sangat lengkap, mulai dari karbohidrat, protein, hingga mineral.

"Didalamnya terkandung semua zat yang dibutuhkan bayi sejak lahir hingga usia dua tahun atau lebih. ASI eksklusif pemberian ASI saja dari lahir hingga usia 6 bulan sangat penting," kata Inda kepada INILAHCOM, Jakarta, Jumat, (02/08/2019).

Masih menurutnya, pendampingan Ayah dalam pemberian ASI kepada bayi sangat dibutuhkan contoh dukungannya bisa berupa membantu Ibu dalam menyelesaikan pekerjaan rumah, sehingga Ibu mmemiliki waktu lebih banyak bersama bayinya

"Diharapkan ASI-nya juga lancar untuk bayinya.Perhatian Ibu lebih banyak kepada bayi sehingga menghasilkan kontak yang baik. Dengan begitu ASI akan dihasilkan lebih banyak juga," tambah Inda.

Penyuluhan pentingnya ASI dilakukan Luthfia Annisa Eka sebagai ahli gizi di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, di depan masyarakat yang menjadi pasien Puskesmas. Sambil menunggu panggilan dokter, para pasien menyimak sangat antusias tentang pentingnya pemberian ASI esklusif pada anak.

"Pada Pekan ASI kali ini diberikan penyuluhan setiap hari sejak 1 hingga 7 Agustus mendatang. ini tidak hanya diberikan untuk para Ibu hamil tetapi juga para suami yang mengatarkan dan menemani istrinya ke poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)," ujar Luthfia.

Masih menurut Luthfia, setiap hari dilakukan penyuluhan tentang pentingnya pemberian ASI pada pekan ASI kali ini.

"Sekarang ini dari kemenkes mengangkat tema Ayah dan Ibu Kunci Keberhasilan Menyusui. Jadi, kami juga ngasih meminta testimoni terkait ASI dan dukungan mereka terhadap Ibu menyusui saat di rumah," tambah Luthfia.(tka)

Komentar

Embed Widget
x