Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:08 WIB

Tips, Metode Kontrasepsi Saat Berhaji

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Senin, 15 Juli 2019 | 17:55 WIB
Tips, Metode Kontrasepsi Saat Berhaji
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Ada beberapa tips yang dapat diperhatikan ketika menggunakan kontrasepsi saat menjalankan ibadah Haji.

Menurut dr. Mona, Sp.OG, dokter spesialis kebidanan yang juga anggota Tim Promotif Preventif 2019 memberikan tipsnya bagi para jemaah haji wanita yang akan mencoba metode kontrasepsi saat berhaji atau umroh, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Senin, (15/07/2019).

Pertama, ketahui waktu siklus haid, sehingga bisa mengetahui dan menghitung tanggalnya apakah akan dimajukan atau dimundurkan.

Kedua, kontrasepsi dengan kandungan hormon progesteron digunakan dua minggu sebelum waktu siklus haid berikutnya. Apabila menggunakan yang mengandung hormon kombinasi (progesteron dan estrogen) bisa diminum di hari kedua sampai kelima siklus haid.

Berikutnya, ada alternatif selain penggunaan pil, yaitu kontrasepsi jenis suntik. Ada dua pilihan yang tersedia, suntikan untuk jangka waktu 4 minggu atau 12 minggu.

Terakhir, konsumsi pil harus teratur waktunya, karena jika tidak maka bisa terjadi gangguan seperti keluar flek atau pendarahan. Bahkan bisa berpotensi gagal, terjadi menstruasi. Mona mencontohkan kalau pil harus diminum sehari dua kali, maka pembagiannya harus konsisten setiap 12 jam sekali minum satu pil. Jika konsumsi pertama pukul 7 pagi, maka pil kedua harus diminum pukul 7 malam, jangan sampai terlambat.

Menurut Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc, penyediaan layanan dokter spesialis kebidanan ini adalah salah satu upaya peningkatan pelayanan kesehatan reproduksi bagi jemaah haji wanita.(tka)

Komentar

Embed Widget
x