Find and Follow Us

Jumat, 19 Juli 2019 | 12:51 WIB

Indonesia Surga Surfing

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Minggu, 7 Juli 2019 | 17:10 WIB
Indonesia Surga Surfing
(Foto: Kemenpar/dok)

INILAHCOM, Jakarta - Para surfer banyak yang menyeb Indonesia disebut sebagai surga surfing.

"Karena kita memiliki banyak spot. Indonesia juga memiliki banyak event yang menggandeng WSL dan ASC. Pengembangan itu akan dilakukan juga di Cilacap," kata Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata Indroyono Soesilo, baru - baru ini.

Indroyono merujuk pada ketersediaan 3A (amenitas, aksesibilitas, dan atraksi) di sekitar Widarapayung. Untuk amenitas, pantai ini di dukung banyak homestay dan penginapan di sekitarnya. Sementara untuk akses, Cilacap bisa ditempuh dengan kereta, atau via pesawat jika New Yogyakarta International Airport (NYIA) sudah beroperasi penuh.

Untuk atraksi, Kemenpar siap mempromosikan Pantai Widarapayung sebagai spot surfing baru. Caranya, salah satunya dengan menggelar Widarapayung Surfing Competition 2019. Tidak tanggung-tanggung, Kemenpar akan melibatkan Asia Surf Competition (ASC) yang eventnya akan digelar 15 November 2019.

"Pihak Asia Surf Competition (ASC) sudah meyatakan bahwa Widarapayung Surfing Competition 2019 adalah bagian dari program ASC 2019. Masyarakatnya juga telah siap dengan adanya klub-klub surfing di dalamnya, begitu juga dengan keberadaan life guard di pantai dan telah terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Cilacap yang menetapkan Widarapayung sebagai Desa Wisata," ujar Indroyono.

Namun, ia berharap pembenahan tetap dilakukan agar tidak ada kendala lagi saat pelaksanaan.

Untuk urusan ini, Indroyono memberikan sejumlah catatan. Salah satu hal yang perlu dibenahi adalah penyediaan lampu penerangan di sepanjang pantai. "Harus ada juga pancuran air untuk para peselancar dan sosialisasi kepada masyarakat berkaitan dengan kebersihan pantai," katanya.(tka)

Komentar

Embed Widget
x