Find and Follow Us

Jumat, 20 September 2019 | 00:35 WIB

Kanker Otak atau Glioblastoma Paling Ganas?

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Rabu, 3 Juli 2019 | 10:05 WIB
Kanker Otak atau Glioblastoma Paling Ganas?
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kanker otak ramai diperbincangkan sejak penyakit ini menyerang aktor sekaligus penyanyi Agung Hercules. Lantas, apa yang harus masyarakat perhatikan?

Menurut Dr. dr. Made Agus M. Inggas, Sp.BS, kanker otak termasuk salah satu kanker paling ganas, yang penyebarannya sangat cepat.

Secara umum, kanker otak terbagi menjadi dua, yakni primer dan sekunder.

"Kanker otak primer adalah kanker yang selnya berasal dari otak," terang Made Agus Ketua Departemen Bedah Saraf MRCCC Siloam Hospital Semanggi, Jakarta, Rabu, (03/07/2019).

Kanker otak primer bisa menyebar ke bagian otak lain, tapi hampir tidak pernah menyebar ke bagian tubuh lain.

Adapun kanker otak sekunder, sel kankernya berasal dari luar otak (organ tubuh lain), yang menyebar ke otak.

Kanker otak primer dibagi menjadi empat grade. Grade 1 atau yang paling ringan yakni pilocytic astrocytoma; grade 2 disebut diffuse astrocytoma (astrocytoma derajat rendah); grade 3 yakni anaplastic astrocytoma; dan grade 4 adalah glioblastoma multiforme.

"Grade satu dan dua disebut tumor otak. Yang disebut kanker otak primer yakni grade tiga dan empat. Glioblastoma adalah yang paling ganas dan paling tinggi stadiumnya," papar Dr. dr. Made.

Pada orang usia 60 tahun ke atas, kanker otak umumnya langsung muncul pada grade 4. Ini bisa terjadi karena mutasi yang terjadi terlalu banyak dan berat.

Sedangkan pada anak-anak atau dewasa muda biasanya kanker terjadi secara bertahap. Diawali dari grade 2, berkembang jadi grade 3, lalu menjadi grade 4.

Secara teori, harapan hidup pasien glioblastoma dengan pengobatan lengkap yaki dua tahun.

"Tapi tidak bisa digeneralisir. Banyak juga yang bisa bertahan sampai lebih dari lima tahun," imbuhnya. (tka)

Komentar

Embed Widget
x