Find and Follow Us

Minggu, 22 September 2019 | 19:33 WIB

Hasil Studi

Ini Cara Atasi Kolesterol dengan Baik

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Rabu, 19 Juni 2019 | 18:45 WIB
Ini Cara Atasi Kolesterol dengan Baik
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mengatasi masalah kolesterol memang tidak mudah. Hal ini sangat berpengaruh dari asupan dan kebiasaan konsumsi makan setiap orang.

Unicity Indonesia baru baru ini menyelesaikan studi klinis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), salah satu institusi pendidikan ternama di Indonesia, untuk menguji dan menilai efek dari produk kombinasi serat-multivitamin pada kolesterol jahat (LDL), kolesterol baik (HDL), kolesterol total (TC), trigliserida (TG) dan apolipoprotein B (ApoB) pada penderita hiperkolesterolemia.

Hiperkolesterolemia merupakan sebuah kondisi dimana meningkatnya kadar kolesterol jahat dalam darah yang dapat memicu penyakit seperti penyakit hipertensi, jantung koroner, dan stroke yang menyebabkan kematian.

Kondisi ini tidak hanya dialami oleh mereka yang mengalami obesitas, namun juga pada mereka yang berbadan kurus dan terlihat segar.

Karena itu, sangat penting untuk menjaga keseimbangan kadar kolesterol dalam darah. Selain penanganan medis, terapi alternatif atau suplemen yang aman dan efektif dapat membantu pasien hiperkolesterolemia.

Berlokasi di Rumah Sakit Umum Hasan Sadikin Bandung, Dr. Kusnandar Anggadiredja, MSc, PhD dan timnya merekrut 41 dari 50 peserta hiperkolesterolemia secara acak antara Agustus 2016 dan Maret 2018 untuk menyelesaikan studi klinis.

"Kami ingin membagikan temuan yang luar biasa ini kepada khalayak luas bahwa BiosLife-C merupakan produk suplemen natural yang teruji klinis untuk membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol total, dan pada saat yang sama mengurangi kadar ApoB, sekaligus meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL)," kata Dr. Kusnandar Anggadiredja, MSc, PhD seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Rabu, (19/06/2019).

Produk yang diuji adalah produk terlaris Unicity yaitu, BiosLife-C yang mengandung 4 gr serat larut dan 0,5 gr serat tidak larutper sajian serta sejumlah vitamin penting lainnya. Hasil utama yang diukur adalah kadar LDL dan hasil sekunder, antara lain: HDL, TG, TC, and ApoB. Semua hasil diukurpada awal uji klinis dan minggu keempat. Setelah selesainya periode uji klinis.

Setelah menjalani diet rendah lemak enam minggu dengan saran ahli gizi, setiap peserta studi uji klinis mengkonsumsi BiosLife-C atau produk plasebo selama empat minggu.

Pada minggu pertama, peserta dari kedua kelompok tersebut memiliki kadar LDL yang sama (142 15.7 vs. 143 19.3 mg/dL).

Setelah empat minggu percobaan, peserta dari kelompok yang mengkonsumsi BiosLife-C menunjukkan penurunan kadar LDL sebesar 17.25 22.26 mg/dL.

Penurunan kadar LDL ini disertai dengan perbaikan total kolesterol dan ApoB, tanpa menimbulkan efek buruk pada konsentrasi HDL dan TG.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi serat-multivitamin memiliki potensi untuk digunakan sebagai terapi pendamping obat-obatan untuk mengontrol hiperkolesterolemia.(tka)

Komentar

Embed Widget
x