Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 00:11 WIB

Ani Yudhoyono Meninggal Dunia karena Kanker Darah

Sadari Gejala Kanker Darah Sejak Dini

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Sabtu, 1 Juni 2019 | 14:35 WIB
Sadari Gejala Kanker Darah Sejak Dini
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tidak jarang, pasien kurang menyadari adanya gejala kanker darah. Penyakit Kanker darah baru bisa terdeteksi pada stadium akhir. Apakah anggapan tersebut benar adanya?

Istri Presiden ke enam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono meninggal dunia pada usia 67 tahun pada Sabtu, (01/06/2019), pukul 11.58 waktu Singapura di National University Hospitarl (NUH), karena mengalami sakit kanker darah.

Dalam banyak kasus, pasien terlambat mengetahui bahwa mereka memiliki kanker darah. Tidak jarang, pasien justru mengetahui hal ini ketika mereka melakukan pemeriksaan untuk penyakit lain.

Salah satu penyebabnya adalah rendahnya pemahaman tentang kanker darah dan gejalanya, serta pentingnya melakukan pemeriksaan medis rutin yang mencakup pula pengecekan jumlah sel darah.

"Sayangnya, kanker darah bisa saja ditemui di pasien yang tidak mengalami gejala apapun," ujar Konsultan Hematologi PCC Dr. Colin Phipps Diong, Jakarta, seperti informasi yang dihimpun dari INILAHCOM, Jakarta, Sabtu, (01/06/2019).

Namun, tidak selalu demikian. Masih menurutnya, sejumlah pasien menunjukkan gejala-gejala seperti demam berkepanjangan, keringat dingin di malam hari, kelelahan yang tak kunjung hilang, penurunan berat badan secara drastis yang tak direncanakan dan terkadang, pembengkakan kelenjar getah bening.

"Jika hasil cek darah Anda menunjukkan ketidaknormalan, dan Anda mengalami gejala-gejala yang saya sebutkan, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter," tambahnya.

Dokter kemudian akan melakukan serangkaian tes lanjutan, termasuk biopsi sumsum tulang belakang, untuk memastikan diagnosis keberadaan kanker darah.

Sekitar tiga bulan, Ani Yudhoyono yang memiliki nama lengkap Kristiani Herrawati Binti Sarwo Edhie Wibowo, menjalani perawatan di Singapura untuk mengatasi kanker darah tersebut. (tka)

Komentar

Embed Widget
x