Find and Follow Us

Senin, 26 Agustus 2019 | 12:25 WIB

Menkes : Jangan Ragu Hubungi 119 Saat Mudik

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Senin, 27 Mei 2019 | 16:10 WIB
Menkes : Jangan Ragu Hubungi 119 Saat Mudik
Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek menghimbau para pemudik untuk tidak ragu untuk menghubungi layanan cepat tanggap daruratPublic Safety Center(PSC) 119.

Hal ini apabila terjadi kejadian kegawatdaruratan kesehatan pada saat perjalanan mudik.

"Kami sudah menyiagakan sebanyak 188 PSC 119 untuk mendukung kelancaran dan keamanan saat mudik pada tahun 2019. Pelayanan ini siap siaga selama 24 jam," kata Menkes Nila Moeloek, Jakarta, Senin, (27/05/2019).

Pada saat tinjauan mudik bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Terminal Kampung Rambutan, PSC 119 memiliki jaringan yang terintegrasi dan terpadu di beberapa daerah.


"National Commando Centre(NCC) PSC 119 ini terpusat di Kementerian Kesehatan. Apabila ada kejadian di suatu daerah, maka komando pusat akan menghubungi PSC 119 terdekat dari titik peristiwa," ujar Menkes Nila Moeloek.

"Jika di daerah tempat terjadi peristiwa tidak memiliki PSC 119, maka komando pusat akan langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat dan puskesmas/rumah sakit terdekat untuk melakukan pertolongan pertama gawat darurat dan stabilisasi bagi korban," tambahnya.

Untuk kedepannya, Nila Moeloek mendorong Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia untuk membentuk PSC yang nantinya bisa terintegrasi dengan komando pusat di Jakarta.

Hal tersebut sesuai dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2013 mengenai Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan disebutkan bahwa setiap Kabupaten/Kota harus membentuk PSC.

Sejak tahun 2016, layanan cepat tanggap darurat 119 terus melakukan inovasi. Salah satunya inovasi ambulans roda dua untuk mempercepat jangkauan ke lokasi peristiwa kegawatdaruratan kesehatan.

Menurut Nila ambulans roda dua ini cukup efektif saat lalu lintas sedang padat dan menjagkau area yang sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat.

"Jika terjadi kejadian kegawatdaruratan, ambulans roda dua ini di setting untuk meluncur terlebih dahulu ke lokasi untuk melakukan pertolongan pertama. Barulah ambulans roda empat menyusul untuk mengevakuasi korban," tangkas Nila.

"Jangan ragu untuk menghubungi 119, kita akan siap melayani para pemudik kapanpun dan dimana pun," tutup Menkes Nila Moeloek.(tka)

Komentar

Embed Widget
x