Find and Follow Us

Senin, 14 Oktober 2019 | 11:38 WIB

Tingkatkan Mutu dan Pelayanan Kesehatan

Sejumlah Rumah Sakit Belum Daftar Akreditasi

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Selasa, 7 Mei 2019 | 14:25 WIB
Sejumlah Rumah Sakit Belum Daftar Akreditasi
(Foto: Inilahcom/Mia Umi Kartikawati)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI,Bambang Wibowo, menjelaskan masih ada Rumah Sakit (RS) yang belum mendaftar kembali untuk melakukan akreditasi.

"Kami selalu berkomunikasi dengan KARS (Komite Akreditasi Rumah Sakit) dan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) kesehatan. Ada sekitar 2430 rumah sakit yang bekerjasama. Kemudian pada Januari lalu ada 720 yang belum terakreditasi. yang belum mendaftar ada sekitar 29 rumah sakit," kata Bambang Wibowo, Jakarta, Selasa, (07/05/2019).

Kemudian, masih menurutnya, yang sekarang ini, sampai dengan bulan Juni itu ada sekitar 127 yang harus reakreditasi.

"Tapi dari data itu ternyata 67 sudah selesai. ada 50 yang sedang menunggu pelaksanaan survey. hanya 10 yang berakhir sampai Juni nanti dan belum mendaftar. yang berpotensi bermasalah adalah sampai bulan Juni," tambahnya.

Ada beberapa alasan dari 10 rumah sakit tersebut yang belum mendaftarkan akreditasi.

"Alasan 10 rumah sakit itu ada beberapa, mulai dari direktur rumah sakitnya itu bukan dokter. Kedua, karena alasan izin operasional, tetapi untuk izin operasional itu tidak menjadi persoalan. Asal RS berkomitmen agar tidak menghalangi akreditasi. Kemudian masalah kesiapan," paparnya.

Dia menekankan, akreditasi adalah amanat dari Undang - Undang yang harus dipenuhi. Hal ini berkaitan erat dengan meningkatan mutu dan pelayanan sebuah RS.

"Ada beberapa kasus dengan pelayanan ternyata RS tersebut belum terakreditasi. Ini juga terkait dengan pelayanan dan akses kesehatan. kita mendorong rumah sakit untuk meningkatkan mutu dan pelayanan. Tanda rumah sakit bermutu adalah dengan meningkatkan mutu dan pelayanan dan sudah terakreditasi," tambahnya.(tka)

Komentar

Embed Widget
x