Find and Follow Us

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 22:57 WIB

Destinasi yang Wajib Dikunjungi Para Kutu Buku

Kamis, 18 April 2019 | 18:25 WIB
Destinasi yang Wajib Dikunjungi Para Kutu Buku
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Di Hari Buku Dunia pada 23 Maret 2019 kali ini, ada baiknya Anda melakukan perjalanan literatur yang berbeda dengan yang lainnya. Liburan berikutnya bisa melacak asal usul beberapa penulis favorit Anda dengan mampir ke kota asal mereka yang telah mengilhami karya-karyanya.

1. Kobe, Jepang

Pahlawan Sastra Haruki Murakami. Karya terkenalnya adalah "Kafka on the Shore" dan "1Q84" terbitan Shinchosha. Objek wisata yang wajib dikunjungi di antaranya, Kuil Ikuta, Arima Onsen, dan Jembatan Akashi-Kaikyo

Murakami dibesarkan di Kobe, yang menjadi latar beberapa kisahnya, seperti novel debutnya "Hear the Wind Sing". Karya-karya Murakami memiliki elemen surealis, seringkali dengan tema melankolis yang dalam beberapa hal mencerminkan keindahan yang menenteramkan. Juga dapat ditemukan di banyak kuil yang hening dan pemandangan alam yang menakjubkan di kota kecil yang berada di tepi laut ini.

2. Camarines Norte, Filipina

Pahlawan Sastranya Ricky Lee dengan karyanya yang terkenal "Para kay B" terbitan Philippine Writers' Studio Foundation. Sementara objek wisata yang wajib dikunjungi adalah Kepulauan Calaguas, Pulau Apuao Grande, Pantai Bagasbas

Di luar novelnya"Para kay B," karya-karya Ricky Lee mencakup penulisan naskah film dan naskah drama. Dia telah bekerja sama dengan beberapa sutradara Filipina yang disegani seperti Lino Brocka dan Ishmael Bernal, dan bahkan telah menerbitkan sebuah buku tentang penulisan skenario yang berjudul "Trip to Quiapo", yang sejak diluncurkan telah menjadi bahan ajar utama bagi perguruan dan sekolah tinggi ilmu komunikasi di Filipina.

Kunjungi kota kelahiran Lee di Camarines Norte di pusat Bicol, Filipina dan nikmati pantai-pantainya yang indah seperti yang ada di Pulau Apuao Grande dan gugusan pulau Calaguas.

3. Pulau Belitung, Indonesia

Pahlawan Sastranya adalah Andrea Hirata dengan karyanya yang sangat terkenal Seri "Laskar Pelangi". Objek wisata yang wajib Anda kunjungi adalah Pantai Tanjung Kelayang, Museum Kata Andrea Hirata, Rumah Tradisional Belitung

Novel terlaris karya Andrea Hirata, "Laskar Pelangi," membawa kita kembali ke masa kecilnya dan perjuangan yang dihadapinya dalam mengejar mimpinya dari kota asalnya, Pulau Belitung. Mampirlah di Museum Kata Andrea Hirata yang penuh warna, sebuah museum sastra yang didirikan oleh Hirata pada tahun 2010 untuk menginspirasi orang untuk mengejar impian mereka. Jelajahi pulau yang menginspirasi kisah Hirata dan Anda akan menemukan pantai pasir putih yang indah dan perairan biru yang jernih.

4. New York, Amerika Serikat

Jika Anda berada di Amerika, berkunjunglah ke Empire State Building, Patung Liberty, Jembatan Brooklyn, dan Broadway. Lokasi ini mengingatkan kepada penulis Jenny Han dengan karya terkenalnya "To All the Boys Ive Loved Before" terbitanSimon & Schuster

Meskipun Han awalnya berasal dari Virginia, masa waktu yang dihabiskannya di New York membentuk kariernya sebagai penulis fiksi dewasa muda.

5. Aracataca, Kolombia

Kota Aracataca mengingatkan pada pahlawan sastra Gabriel Garca Marquez dengan karya terkenalnya "One Hundred Years of Solitude" terbitan Harper Collins, "Love in the Time of Cholera" terbitan Penguin Classics. Objek Wisata Wajib yang wajib dikunjungi di kota ini adalah Casa Museo, Casa del Telegrafista.

Kota Aracataca dibangun di sepanjang sungai dengan nama yang sama dan merupakan kota kelahiran pemenang Penghargaan Nobel Kesusastraan Gabriel Garca Mrquez. Desa Macondo dalam novel terkenal Garca Mrquez, "One Hundred Years of Solitude" merupakan ilustrasi dari Aracataca. Jelajahi rumah masa kecil Garca Mrquez yang direkonstruksi menjadi museum dan Casa del Telegrafista saat berada di Aracataca.

6. Edinburgh, Skotlandia

Jika Anda bertualang ke Eropa, pertimbangkan untuk mengunjungi Edinburgh, Skotlandia. Ada beberapa objek wisata yang terkait dengan penulisan buku terkenal seri Harry Potter terbitan Bloomsbury karya JK Rowling. Objek wisata ini yakni Kastil Edinburgh,The Royal Botanic Gardens, Dynamic Earth, Underground Edinburgh, The Scotch Whisky Experience.

Potterhead, berkumpullah! Meskipun Rowling lahir di Yates, Inggris, ia menulis sebagian besar buku Harry Potter semasa hidupnya di Edinburgh. Kunjungi kafe-kafe tempat dia dikatakan menghabiskan waktunya untuk menulis.

7. Florence, Italia

Di kota inilah penulis sastra terkenal Dante Alighieri lahir dengan karya terkenalnya "The Divine Comedy" dan "Vita Nuova" terbitan Penguin Classics. Objek wisata yang wajib dikunjungi di sini yakni Gereja Santa Margherita dei Cerchi (Gereja Dante), Ponte Vecchio, Piazza della Signoria dan Loggia dei Lanzi.

Dianggap sebagai tempat kelahiran Renaisans, Florence adalah ibu kota budaya Italia, dan tempat di mana penyair Dante bertemu dengan cinta dalam hidupnya, Beatrice. Beatrice telah menginspirasi beberapa karya terbesar Dante termasuk "Vita Nuova" dan "The Divine Comedy". Jelajahi Kota Tuscany yang romantis ini, dan mungkin Anda juga dapat menemukan cinta Anda!

8. Istanbul, Turki

Jika Anda akan berlibur ke Timur Tengah, jangan lupa untuk menambahkan destinasi-destinasi Museum of Innocence, The Blue Mosque, Museum Hagia Sophia. Hal ini terkait dengan karya terkenal Orhan Pamuk yakni "Snow" dan "The Museum of Innocence" terbitan Faber & Faber.

Pamuk dianugerahi Penghargaan Nobel Kesusastraan pada tahun 2006 dan memegang prestise sebagai orang Turki pertama yang menerima Nobel. Kisah-kisahnya banyak didasarkan pada budaya dan politik Turki. Dia juga mendirikan Museum of Innocence sebagaimana yang ia gambarkan dalam novelnya.

9. Dubai, Uni Emirat Arab

Satu lagi kota di Timur Tengah ini yang wajib dikunjungi yang terkait dengan karya sastra Mohammad Al-Murr yakni Dubai, Uni Emirat Arab. Karya terkenalnya adalah "Dubai Tales" dan "The Wink of the Mona Lisa" terbitan Motivate Publishing. Sementara destinasinya yang wajib dikunjungi adalah Burj Khalifa, Palm Jumeirah

Lahir di Dubai, penulis cerita pendek pemenang penghargaan Mohammad Al-Murr telah menerbitkan lebih dari 10 koleksi cerita pendeknya. Sesuai dengan judulnya, "Dubai Tales" adalah kompilasi cerita yang mengisahkan liku kehidupan di Dubai, yaitu percampuran antara pemikiran modern dan kebanggaan yang kuat terhadap tradisi. [*]

Komentar

Embed Widget
x