Find and Follow Us

Jumat, 20 September 2019 | 04:54 WIB

Ada Keterkaitan Iklim dengan Kasus DBD

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 18 April 2019 | 15:15 WIB
Ada Keterkaitan Iklim dengan Kasus DBD
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kepala bidang informasi iklim terapan klimatologi Badan Meterelogi klimatologi Dan geofisika (BMKG), Marjuki MSi, menjelaskan ada keterkaitan iklim dengan timbulnya kasus demam berdarah dengue (DBD).

Pada saat mulai peningkatan jumlah kasus DBD, dia menjelaskan diawali dengan kenaikan kelembaban udara lebih dari 75 persen.

"Peta prediksi kecocokan iklim untuk DBD kelebabab lebih dari 75 persen provinsi DKI Jakarta April 2019," kata Marjuki saat ditemui di acara temu media di Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Kamis, (18/04/2019).

Dia menambahkan, setelah di atas 75 persen kesesuaian vektor dalam artian nyamuk bisa berkembang biak dengan banyak dan hal itu membuat dia hidup.

"Mungkin di dunia nyamuk saat kelembaban di atas 75 persen adalah waktu yang tepat untuk kawin dan berkembang biak. Karena itu, banyak nyamuk yang lebih banyak ditemukan dan berkembang biak di hutan," ujar Kepala pusat krisis kesehatan Kementerian Kesehatan dr. Achmad Yurianto.

Untuk mengatasi hal ini, masih menurut Achmad, tidak mungkin membasmi nyamuk yang ada di muka bumi. Karena itu, masyarakat harus tetap waspada adanya nyamuk yang menyebabkan DBD dan mengetahui bagaimana pencegahannya. (tka)

Komentar

Embed Widget
x