Find and Follow Us

Kamis, 25 April 2019 | 13:10 WIB

Barberlyfe Indonesia Undang Penata Rambut Inggris

Oleh : Aris Danu | Jumat, 12 April 2019 | 21:50 WIB
Barberlyfe Indonesia Undang Penata Rambut Inggris
(Foto: Inilahcom)

INILAH.COM, Jakarta - Perkembangan barbershop di Indonesia begitu pesat sejak beberapa tahun belakangan ini. Besarnya potensi industri cukur rambut ini tidak dibarengi dengan edukasi tentang manajemen dan membangun jaringan sesama barbershop.

Inilah yang mendorong Chief Company secara rutin menggelar kegiatan bertajuk Barberlyfe Indonesia. Acara ini merupakan sarana atau wadah berkumpulnya barbershop tingkat dunia. Pada gelaran ketiga tahun ini, Barberlyfe Indonesia mengangkat tema Electrifying Experiments yang turut diikuti 10 peserta dari mancanegara, di antaranya Hongkong, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Director Chief Company Fatsi Anzani mengatakan, eksperimen sangat diperlukan bagi barber untuk mendorong mereka menembus batas ke arah yang belum terpikirkan sebelumnya. Seperti misalnya, barberman asal Inggris Alan Beak. Alan menggabungkan berbagai disiplin ilmu tata rambut yang ia pelajari hingga menemukan formula potong rambutnya sendiri yang unik. Alan turut memberikan banyak tips dan ilmu potong rambut kepada para peserta Barberlyfe Indonesia.

Ada pula Yanto Sani, pendiri The Golden Rule Barber Co Singapura, yang menggabungkan musik dan potong rambut dalam sebuah pertunjukan live.

Karena itulah, Barberlyfe Indonesia diharapkan bisa menjadi platform edukasi dan wadah untuk membangun networking.

"Barbering itu sangat minim sarana belajar. Biasanya barber baru belajar dari YouTube, Instagram, atau satu sama lain saling mengajarkan, tapi enggak tahu yang kita lakukan itu sudah benar atau belum," kata Marketing Director Chief Company Oky Andries di acara Barberlyfe Indonesia di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Dalam acara ini, para peserta dapat menggali ilmu dari para barber profesional lokal maupun internasional seperti Alan Beak dan Yanto Sani.

"Kami berharap acara ini mampu menginspirasi pelaku industri barber lain untuk melakukan eksperimen unik lain dalam bisnis mereka, bahkan mungkin lebih dari yang Chief Company, Yanto Sani dan Alan Beak lakukan," ujar Oky.

Rencananya, Barberlyfe Indonesia akan menggelar kegiatan kembali akhir tahun ini di Jakarta mengingat banyaknya antusias para barberman dan barbergirls di Tanah Air. [adc]

Komentar

Embed Widget
x