Find and Follow Us

Jumat, 19 Juli 2019 | 10:37 WIB

Intip Keistimewaan Kain Tenun Ikat Nagekeo NTT

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Jumat, 12 April 2019 | 12:20 WIB
Intip Keistimewaan Kain Tenun Ikat Nagekeo NTT
(Foto: Inilahcom/Mia Umi Kartikawati)

INILAHCOM, Jakarta - Julie Sutrisno Laiskodat menerima piagam penghargaan tokoh Pelopor Literasi Tenun Ikat Nagekeo NTT oleh Bupati Nagekeo di Perpustakaan Nasional, menjelaskan, ada banyak keistimewaan kain tenun ikat.

Nusa Tenggara Timur (NTT) dikenal dengan kekayaan kain tenun yang dibuat oleh para perajin lokal. Salah satunya para pengrajin kain tenun di Kabupaten Nagekeo.

Kabupaten Nagekeo merupakan kabupaten baru sebagai pemekaran dari Kabupaten Ngada sejak tahun 2007 dan memiliki kekayaan selain tenun yakni penghasil beras, garam, serta kekayaan pariwisata. Karena itu, lewat tenun, Festival Literasi Nagekeo digelar tahun ini.

"Lewat tenun kami ajarkan agar jangan sampai motif terbalik di kainnya. Bagaimana makna dan filosofi motifnya. Dari satu tenun akan memperkenalkan semua kekayaan NTT," kata Ketua Dekranasda dan Istri Gubernur NTT, Julie Laiskodat dalam konferensi pers, Kamis (11/04/2019).

Ada beragam motif yang ditampilkan di kain tenun ikat Nagekeo tersebut. Milai dari air terjun, pegunungan, hingga kekayaan wisata alam. Namun, proses menenun bukan tanpa kendala dalam setiap pengerjaannya. Maklum, di sana, tidak sedikit masyarakat yang tidak memiliki modal untuk menenun. Mulai dari membeli benang hingga membeli alat untuk merangkai kain tenun.

"Lewat literasi kemampuan mereka akan lebih meningkat. Bagaimana bisa membangun Sumber Daya Manusia. Sebab dari segi teknik, tenun kami berbeda. Kami punya ikat, sotis dan bunah. Warna khasnya yaitu kuning dan hitam. Kami sedang berupaya hak patenkan satu persatu motifnya agar tidak diambil orang dijadikan tenun printing," tambahnya.

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, menambahkan, dengan adanya gerakan Festival Literasi Nagakeo bisa meningkatkan kreativitas dan produktifitas dari masyarakat di Nagakeo.

"Selain itu, juga akan meningkatkan anak muda di Nagekeo semakin bergeliat menggerakkan ekonomi rakyat," papar Johanes Don Bosco Do. (tka)

Komentar

Embed Widget
x