Find and Follow Us

Jumat, 20 September 2019 | 00:31 WIB

Cerita di Balik Suksesnya Kopi Sagaleh

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 4 April 2019 | 17:55 WIB
Cerita di Balik Suksesnya Kopi Sagaleh
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Jangan pernah berhenti bermimpi. Mungkin itu adalah kalimat yang tepat untuk para anak muda yang ingin memulai usaha.

Dua anak muda, Ronny Lantang dan Dhidha beranikan diri untuk memulai bisnis di dunia kopi. Memang awalnya tidak mudah. Butuh konsistensi tinggi dan tentunya keunikan cita rasa kopi yang ingin disajikan. Berawal dari sebuah kedai kecil di kawasan Jakarta Selatan, Ronny dan Dhidha memulai bisnis kopi susu. Kopi Sagaleh, namanya semakin kuat dan menjadi suatu yang diperhitungkan para pecinta es kopi susu di Jakarta.

Sagaleh yang berarti segelasdalam bahasa Minang, merupakan usaha kecil yang dijalankan oleh generasi ketiga dari Rumah Makan Sepakat di kawasan Blok M. Berawal dari menawarkan kopi susu rumahan yang diminati banyak pembeli secara online, berangkat berjualan dari rumah sang orangtua, Sagaleh kini telah memiliki dua kedai untuk memenuhi permintaan para Kawan Sagaleh.

Cerita bermula pada April 2017. Bisnis bermodal resep kopi susu keluarga ini membuka kedai pertama di Jalan Sungai Sambas dengan konsep Coffee-to-go, tanpa tempat duduk, koneksi internet, bahkan power outlet. Untuk mengunjungi lebih banyak Kawan Sagaleh, maka kedai kedua pun didirikan pada April 2018. Bertempat di Area 51, Pondok Indah Mall 1.

"Budaya minum kopi memang telah menjadi hal biasa di Jakarta. Kopi dan ngopi sebagai sebuah budaya yang mengakar. Ini merupakan sebuah kiasan yang menggambarkan perayaan atas kekeluargaan dan kebersamaan. Seperti bentuk sandang pangan lainnya, yang menjadi cermin untuk bernostalgia," kata Business Owner Sagaleh Ronny Lantang, Jakarta, baru - baru ini.

Masih menurut Ronny Lantang, selama 43 tahun keluarganya memulai usaha rumah makan Sepakat di area Blok M. Menjalankan bisnis kuliner dalam perantauan sudah mengakar kuat dalam keluarganya, tradisi untuk merakyat dan membumi.

"Karena itu kami mengangkat tagline Merakyat dan Membumi di setiap tempat usaha kopi kami. Ini lebih Indonesia," ujar Dhidha.

Ronny menjelaskan, dalam memilih dan memproses biji kopi, merupakan sesuatu yang khas dari Rumah Sagaleh.

"Es Kopi Susu kami dibuat dengan mokapot atau manual brew. Dan yang lebih istimewa adalah gula racikan resep keluarga yang kami gunakan, menjamin citarasa unik, hanya di Sagaleh," tuturnya.

Keberhasilan bisnis kopi tidak hanya sampai situ saja. Pada, Jumat, 29 Maret 2019, Rumah Sagaleh resmi dibuka sebagai rumah ke-3 kedai keluarga. Selain menghadirkan beragam kopi susu yang menjadi favorit para Kawan Sagaleh, kedai yang menyasar market millennial ini juga menyajikan menu lezat yang menjadi andalan seperti nasi goreng rendang Sepakat, nasi lidah sambel ijo dan nasi Jeruk ikan dori sambel matah.

"Menu yang paling favorit adalah nasi goreng rendang Sepakat, dan nasi Lidah Sambel ijo. Ini lidahnya harus diproses dengan dikukus dan ungkap dalam waktu lama. Jadi, daging lidahnya sangat empuk ketika disantap," kata Dhidha.

Nasi Goreng Rendang Sepakat menjadi salah satu andalan menu utama. Mengapa? Karena, Nasi Goreng ini sangat berbeda dengan nasi goreng di tempat lainnya. Nasi Goreng dengan campuran daging rendang punya rasa otentik yang melekat di lidah.

"Rumah Sagaleh buka setiap hari dari pukul 08:00 hingga pukul 21:00," ungkap Ronny.

Sambil menikmati kopi , Sagaleh juga mengajak Kawan Sagaleh untuk bercerita dengan #AkukamudanJakarta. Sebuah ajakan bercerita tentang perasaaan intuitif sebuah perjalanan reflektif, mengenang, merenungkan rasa keterikatan dengan hening dan macetnya Jakarta.

Mewakili tiap-tiap detik, jam, hari dan tahun gambaran dari setiap momen yang tidak berhenti, namun memberi arti tersendiri sehingga membentuk rangkaian pengalaman yang bercerita.

"Cerita #AkukamudanJakarta inilah yang menjadi kampanye dalam pembukaan Rumah Salageh," papar Ronny.(tka)

Komentar

Embed Widget
x