Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 17:22 WIB

Inovasi Kesehatan Karya Anak Bangsa

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Sabtu, 23 Maret 2019 | 19:20 WIB
Inovasi Kesehatan Karya Anak Bangsa
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Sehati TeleCTG terpilih menjadi salah satu dari tujuh start-up yang menjadi wakil dari Indonesia yang ditunjuk oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF).

Hal tersebut untuk Festival South by Southwest (SXSW) 2019 di Austin Texas yang berlangsung 10 hingga 17 Maret 2019.

Abraham Auzan, Co-Founder dan CPO Sehati TeleCTG mengungkapkan perasaan bangga menjadi bagian dari delegasi Archipelageek 2019 dan memperkenalkan Sehati TeleCTG sebagai inovasi kesehatan karya anak bangsa yang mempunyai kesempatan mengenal pasar Amerika dan dunia sekaligus mendapatkan potensi pasar baru berskala internasional.

Abraham menjelaskan bahwa ajang SXSW sebagai platform yang baik bagi para inovator muda Indonesia untuk unjuk gigi di pasar global. Peran BEKRAF sangat penting yang selalu berusaha untuk menjaring para pelaku kreatif yang telah siap dengan perangkat promosinya agar dapat menembus pasar AS dan dunia.

BEKRAF secara konsisten memfasilitasi pelaku industri ekonomi kreatif dalam melakukan pemasaran kepada target pasar. Untuk itu, BEKRAF senantiasa berupaya memperkenalkan produk dan talenta kreatif tanah air hingga menjangkau pasar yang lebih luas di gelaran bertaraf internasional semacam SXSW 2019.

Sehati TeleCTG adalah sebuah perusahaan teknologi medis yang membantu para Ibu di daerah terpencil di Indonesia untuk mendapatkan kesempatan yang sama untuk layanan kesehatan Ibu. TeleCTG merupakan peningkatan dari alat medis CTG konvensional, lebih terjangkau dan portabel.

"Banyak perubahan dalam dunia kesehatan, faktor yang paling berpengaruh adalah inovasi teknologi. Sepuluh tahun yang lalu mesin CTG yang berukuran besar menjadi salah satu sebab mengapa akses penggunaannya lebih terbatas," kata Abraham, Jakarta, Sabtu, (23/03/2019).

Itulah yang ingin diatasi oleh TeleCTG, alat medis berbasis telemedicine ini memungkinkan Bidan memonitor kesejahteraan janin dan melakukan konsultasi dengan dokter. Bentuk yang ringkas dan portabel, memungkinkan karya anak bangsa ini mudah dibawa dan digunakan di daerah terpencil sekalipun.

Abraham juga mengungkapkan bahwa respon masyarakat AS maupun luas AS terhadap alat medis TeleCTG ini sangat positif, sehingga menambah rasa percaya diri kepada kami dan semua umpan balik yang kami terima selama festival berlangsung memacu semangat kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan TeleCTG di Indonesia maupun menembus pasar global.

"Hadirnya Sehati TeleCTG di festival SXSW ini membawa misi besar, yakni dapat menjaring mitra strategis dalam pengembangan maupun pemasaran produk telecardiotocography berbasis portabel. Pada hari pertama pameran kami sudah mendapatkan penawaran pertemuan lanjutan dengan salah satu NGO asal Amerika yang fokusnya kesehatan di Afrika. Juga ada perusahaan medical record yang nantinya kami bisa masuk ke dalam integrated system mereka," tambah Abraham.(tka)

Komentar

Embed Widget
x