Find and Follow Us

Senin, 26 Agustus 2019 | 11:40 WIB

Adiwastra Nusantara 2019

Adiwastra Pamerkan 400 Tenun dan Batik Tradisional

Oleh : Aris Danu | Rabu, 20 Maret 2019 | 21:15 WIB
Adiwastra Pamerkan 400 Tenun dan Batik Tradisional
(inilahcom)

INILAH.COM, Jakarta - Pameran kain tenun dan batik tradisional Indonesia, Adiwastra Nusantara 2019 resmi dibuka, Rabu, (20/3/2019). Pameran yang berlangsung hingga 24 Maret 2019 ini terbuka untuk umum dan pengunjung tidak dikenakan biaya masuk alias gratis.

Pameran yang digagas oleh komunitas pecinta dan pegiat promosi kain adipati nusantara ini merupakan upaya untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya, khususnya kain tradisional kepada generasi milenial. Adiwastra Nusantara 2019 menghadirkan lebih dari 400 peserta pameran perajin wastra dari seluruh nusantara.

Mengusung tema "Wastra Adati Generasi Digital" acara ini dibuka oleh ketua panitia Adiwastra Nusantara 2019, Ibu Yantie Isfandiary.

"Konsepnya ini lebih ke milenial, tidak melupakan budaya lama tapi ini didesain lebih maju," kata Yantie di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2019).

Pameran kain tradisional ini didukung oleh Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka yang berupaya mendorong pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) nasional tenun dan batik. IKM didorong untuk meningkatkan produktivitas dan inovasi agar lebih berdaya saing di pasar domestik dan internasional.

"Ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan dan mempromosikan budaya dalam karya wastra adati Indonesia," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartanto pada kesempatan yang sama.

Menperin menyampaikan tema Wastra Adati Generasi Digital menunjukkan bahwa wastra nusantara siap untuk bersaing di era ekonomi digital di mana persaingan usaha semakin kompetitif.

"Untuk menyikapi hal tersebut maka pemerintah berkewajiban meningkatkan daya saing produk dalam negeri," jelas Menperin.

Acara pembukaan dimeriahkan oleh pagelaran tarian dan atraksi unik dengan lagu Indonesia Pusaka dan Zamrud Khatulistiwa oleh Perempuan Untuk Negeri hingga penampilan memukau penyanyi Titi DJ. Tidak ketinggalan peragaan koleksi busana karya Didiet Maulana, desainer ternama Indonesia yang mengangkat tema Tribute to Donggala juga meramaikan acara pembukaan. [adc]

Komentar

Embed Widget
x