Find and Follow Us

Minggu, 22 September 2019 | 21:41 WIB

Jakarta, Kota yang Banyak Terdapat TBC

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Selasa, 19 Maret 2019 | 22:35 WIB
Jakarta, Kota yang Banyak Terdapat TBC
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Kesehatan Ditjen Kekuatan Pertahanan, Kemhan, Arie Zakaria menjelaskan di Jakarta kasus Tuberkulosis (TBC) termasuk tinggi.

Masalah penyakit TBC masih merupakan masalah kesehatan di dunia, termasuk di Indonesia. Masalah penyakit ini masih belum teratasi karena TBC dapat menular dengan mudah melalui udara.

Setiap tahun, satu orang pasien Tuberkulosis yang tidak diobati dapat menularkan penyakit kepada 10 sampai 15 orang yang berada di sekitarnya.

"Mengapa di Jakarta tinggi? Di Jakarta tingkat HIV-nya tinggi, membuat daya tahan tubuhnya rendah. Dari situ TBC dengan mudah masuk. Kalau di tes, bisa banyak tuh yang terpapar kuman tbc nanti kemenkes punya datanya," kata Arie Zakaria, saat ditemui di acara temu media, di Kemenkes RI, Jakarta, Selasa, (19/03/2019).

Alasan lainnya mengapa kasus HIV meningkat di Jakarta, karena masih menurut Arie, di Ibukota masih banyak penggunaan narkoba.

"Makanya paling banyak HIV di Jakarta, karena narkoba itu yang pemakainya juga banyak," tambahnya.

Faktor lain yang menjadi penyebab ditemukan TBC di Jakarta adalah, menularnya kuman tersebut dari asisten rumah tangga.

"Kedua kalau saya temukan di Jakarta, menular dari pembantunya, karena orangtua sibuk cari uang. Pembantunya ketika pulang ke kampung membawa virus itu kembali ke rumah dan menular ke anak. Kami sering temukan itu," ungkapnya.

Karena, dia menambahkan, tidak semua orang dengan TBC itu mencirikan dengan batuk darah. Jika terjadi batuk darah, keadaan itu sudah mencapai kejadian kasus penyakit sudah parah.(tka)

Komentar

Embed Widget
x