Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Maret 2019 | 10:34 WIB

Kemenkes Dorong Pembangunan SDM Era 4.0

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Rabu, 13 Maret 2019 | 13:35 WIB

Berita Terkait

Kemenkes Dorong Pembangunan SDM Era 4.0
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Kesehatan RI melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Hasilnya telah terjadi perbaikan baik sumber daya manusia (SDM) maupun fasilitas kesehatan dengan harapan mampu bersaing di era digital 4.0.

Perbaikan itu dilakukan pada tataran SDM, pemerataan fasilitas kesehatan, pemerataan tenaga kesehatan, dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal itu diwujudkan dalam Program Indonesia Sehat.

Menkes RI Nila Moeloek mengatakan pemerintah mendorong pembangunan kesehatan melalui Program Indonesia Sehat. Program Indonesia Sehat terdapat 3 komponen yakni Mewujudkan Paradigma Sehat, Penguatan Pelayanan Kesehatan, dan Jaminan Kesehatan Nasional.

"Program tersebut dilaksanakan dengan Pendekatan Keluarga sehingga keluarga sehat dapat terwujud," kata Menkes Nila Moeloek pada diskusi media di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, baru - baru ini.

Terkait perbaikan SDM, Menkes Nila mengatakan Program Indonesia Sehat telah menunjukkan perbaikan seperti pada kesehatan ibu dan anak.

Angka Kematian Ibu (AKI) mengalami penurunan dari 390 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 1990 (SDKI,1990) menjadi 305 per 100.000 per kelahiran hidup (SUPAS, 2015).

Data pelaporan rutin dari provinsi juga menunjukkan penurunan jumlah kematian Ibu dan bayi. Menkes Nila mengaku adanya penurunan AKI dan AKB terjadi karena beberapa faktor, yakni hampir seluruh Puskesmas yaitu 9456 telah melaksanakan kelas ibu hamil, 96,1 persen Ibu hamil pernah mendapatkan pelayanan antenatal sekali selama kehamilannya.

Sekitar 86 persen Ibu hamil periksa sekali sewaktu trimester I, dan 74,1 persen ibu hamil periksa sesuai standar, serta persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan telah mencapai 86 persen.

Menkes Nila menjelaskan, saat ini status gizi masyarakat mengalami perbaikan. Berdasarkan Riskesdas, persentase Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK) di tahun 2013 sebesar 24,2 persen dan pada tahun 2018 mengalami penurunan yaitu sebesar 17,3 persen.

Persentase Balita stunting di tahun 2013 sebesar 37,2 persen dan menurun menjadi 30,8 persen di tahun 2018.

Upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi terutama stunting sudah mengalami peningkatan. Sedangkan untuk Balita wasting (kurus dan sangat kurus) di tahun 2013 sebesar 12,1 persen dan turun menjadi 10,2 persen pada tahun 2018.(tka)

Komentar

Embed Widget
x