Find and Follow Us

Kamis, 23 Mei 2019 | 01:00 WIB

Mengenal Kelainan pada Tulang Belakang

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Selasa, 19 Februari 2019 | 19:15 WIB
Mengenal Kelainan pada Tulang Belakang
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Bicara tentang kesehatan tulang belakang, selain tentang area tulang leher atau servikal, ada beberapa kasus kelainan tulang belakang lain seperti thorakal hingga lumbar yang bisa jadi bahasan.

Di Lamina Pain and Spine Center hampir semua masalah tulang punggung ini telah bisa ditangani dengan metode dan teknologi terdepan.

Ada beberapa kelainan tulang belakang yang sudah diketahui masyarakat luas. Misalnya lordosis, skifosis dan Skoliosis. Dr. dr. Wawan Mulyawan SpBS(K), SpKP menjelaskan tentang skoliosis secara khusus.

"Skoliosis adalah kondisi medis di mana tulang belakang manusia dilihat dari belakang akan tampak meIengkung ke kiri atau ke kanan. Kurva lengkungnya biasanya berbentuk S atau C sedikitnya 10 derajat," kata Dr. Wawan di RS. Meilia Cibubur, Jakarta, Selasa, (19/02/2019).

Dalam beberapa kasus lengkungan ini bersifat stabil, sementara dalam beberapa kasus lain derajat lengkungannya bisa meningkat seiring waktu.

Skoliosis ringan biasanya tidak menyebabkan masalah, namun kasus berat bisa membuat penderita mengalami masalah pernafasan. Meski penderita mungkin tak merasakan nyeri tertentu.

Skoliosis bisa disebabkan banyak sebab. Misalnya kongenital, terjadi saat periode perkembangan janin.

Skoliosis juga bisa disebabkan oleh keturunan atau genetik, panjang kaki yang berbeda, cedera, infeksi atau tumor.

"Pasien mungkin merasakan tinggi bahu atau panggung kiri dan kanan yang berbeda, merasa kebas, lemah atau sakit di kaki, sulit berjalan atau berdiri tegak, lelah, sesak nafas dan merasa terjadi penyusutan tinggi badan," tambah Dr. Wawan.(tka)

Komentar

Embed Widget
x