Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Februari 2019 | 08:02 WIB

Turis Border Punya Peran Penting untuk Indonesia

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Sabtu, 2 Februari 2019 | 21:03 WIB

Berita Terkait

Turis Border Punya Peran Penting untuk Indonesia
Menteri Pariwisata Arief Yahya - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan border tourism memiliki peranan penting untuk pariwisata Indonesia.

Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya Menpar Arief ingin lebih agresif lagi bergerak di border tourism.

Apalagi saat ini aksesibilitas dan infrastruktur di wilayah perbatasan Indonesia makin bagus. Hal itu lantaran didorong oleh Presiden Joko Widodo. Ini menjadi keuntungan dalam menggerakkan wisman diperbatasan.

"Tourism itu mirip bisnis transportasi dan telekomunikasi. Membutuhkan kedekatan atau proximity, baik kedekatan budaya (culture), maupun kedekatan jarak. Ini berhasil dijalankan di Eropa," ujar Menpar, Jakarta, Sabtu, (02/02/2019).

Karena itu, memperkuat border area adalah salah satu solusi bagi pencapaian target Kemenpar. Salah satunya menciptakan kantung-kantung destinasi baru yang digerakkan melalui event.

Mobile Positioning Data juga menjadi strategi Kemenpar menarik wisman perbatasan.

Seperti diketahui sejak akhir tahun 2016, Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Kemenpar sepakat menerapkan Metodologi MPD, untuk menghitung statistika data kunjungan wisatawan, terutama di kawasan perbatasan.

Dulu hanya 19 daerah, sekarang sudah 25 daerah. Kemenpar memulai sejak Desember 2017, dan menggunakan formula baru pada Januari 2018.

"Ada banyak kelebihan dalam penghitungan menggunakan teknologi MPD ini, dibandingkan dengan cara manual. Caranya menggunakan signal. Semua signal dari handphone bisa ditangkap oleh BTS atau antena, baik ketika mereka tidak sedang dipakai berbicara maupun pengiriman data text maupun gambar," tambah Arief Yahya.

Waktu menghitung juga terpantau terus selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 52 Minggu setahun. Bisa mendeteksi pengunjung di luar yang tercatat oleh Imigrasi.

"Dan bisa melihat visitor, berapa lama tinggal, berapa kali datang sepanjang tahun, dan darimana negara originasinya," ungkap Arief Yahya.(tka)

Komentar

x