Find and Follow Us

Senin, 17 Juni 2019 | 15:40 WIB

Atasi Masalah Kesehatan Tulang dengan Tepat

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Senin, 21 Januari 2019 | 19:10 WIB
Atasi Masalah Kesehatan Tulang dengan Tepat
(Foto: Ilustrasi)


INILAHCOM, Jakarta - Gangguan pada tulang kerap dialami banyak orang. Hal ini akan bisa diatasi dengan baik jika masyarakat benar - benar mengobatinya ke dokter spesialis yang khusus mengatasi masalah tersebut.

Ortopedi adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari studi, diagnosis, dan pengobatan berbagai gangguan muskuloskeletal (otot dan tulang).

Sistem ini meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan alat gerak manusia dari leher sampai ujung jari-jari kaki. Bergerak dengan bebas merupakan keinganan semua orang dari usia muda sampai usia lanjut.

Sayangnya fakta menunjukan bahwa setelah melewati usia 45 tahun tulang berisiko mengalami gangguan yang akan membatasi aktivitas, di mana sebagian besar dari kondisi tersebut seharusnya dapat diatasi jika pasien mendapatkan penanganan yang tepat.

Kompleksnya sistem otot dan tulang membuat dr. Henry Suhendra, Sp.OT dan Siloam Hospitals Kebon Jeruk berinisiatif untuk mengembangkan suatu klinik komprehensif dengan fokus khusus yaitu Sports,Shoulder & Spine Clinic.

"Kami sungguh berharap dengan hadirnya klinik khusus yang didukung oleh dokter dokter spesialis dan subspesialis yang berpengalaman di bidangnya dapat membantu pasien
kembali melakukan aktivitas yang biasa mereka jalani", ungkap dr. Henry Suhendra, Sp.OT selaku ketua dari Sports, Shoulder & Spine Clinic, Jakarta, Senin, (21/01/2019).

Sports, Shoulder & Spine Clinic memiliki fokus pada otot dan tulang yang berhubungan dengan cidera olahraga, kaki, pergelangan kaki, bahu, dan tulang belakang.

Penanganan cidera pada area tersebut di antaranya cidera ligamen, cidera bantalan sendi lutut, dislokasi sendi, maupun patah tulang dapat dilakukan melalui pemberian obat, fisioterapi, radiofrekuensi (prosedur untuk mengurangi nyeri dengan gelombang radio) hingga tindakan operasi yang kompleks.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan ilmu kedokteran, prosedur minimal invasif atau dikenal dengan teknik bedah laparoskopik sudah diterapkan dalam menangani kasus-kasus tertentu.

Beberapa di antaranya adalah Arthroscopy (prosedur untuk mendiagnosis dan menangani sejumlah gangguan sendi), PELD/ Percutaneous Endoscopic Lumbar Discectomy (prosedur pembebasan saraf terjepit di punggung), dan PECD/ Percutaneous Endoscopic Cervical Discectomy (prosedur pengobatan kasus herniasi bantalan sendi tulang belakang khususnya area servikal/ leher).

Teknik bedah ini dilakukan oleh tim dokter spesialis berkompetensi dengan menggunakan peralatan laparoskopik canggih yang dimasukan melalui 3 4 sayatan kecil seukuran lubang kancing.

"Dengan menggunakan teknik minimal invasif, luka bekas operasi relatif kecil yaitu 0,5 cm dengan perdarahan yang minimal yaitu kurang dari 50 cc. Waktu yang diperlukan untuk prosedur bedah yang terhitung kompleks ini cukup singkat yaitu sekitar 45- 90 menit, serta pada kasus tertentu pasien dapat pulang ke rumah dalam waktu beberapa jam setelah operasi", jelas dr. Erick Wonggokusuma, Sp.OT.(tka)

Komentar

Embed Widget
x