Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Januari 2019 | 14:33 WIB

Tiga Solusi Pecahkan Masalah

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Sabtu, 5 Januari 2019 | 13:15 WIB

Berita Terkait

Tiga Solusi Pecahkan Masalah
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Bagaimana membedakan antara terlalu banyak berpikir dan memecahkan sebuah masalah?

Mengutip dari health, Sabtu, (05/01/2019), persiapan dan perencanaan adalah strategi yang solid untuk menangani masalah. Anda mungkin mengidentifikasi cara kreatif untuk menghadapi tantangan, atau Anda dapat mengembangkan rencana untuk mencegah Anda mengulangi kesalahan.

Baik saat Anda berurusan dengan masalah hubungan, masalah terkait pekerjaan, atau dilema keuangan, mencurahkan energi mental Anda untuk mengatasi halangan dapat membantu Anda mengembangkan solusi yang efektif.

Namun, jika Anda menghabiskan berjam-jam menganalisis masalah Anda, Anda mungkin menciptakan lebih banyak kesulitan untuk diri sendiri.

Ketika Anda berada dalam suasana hati yang buruk dan Anda fokus pada hal-hal yang menyebabkan Anda merasa tidak enak, Anda akan merasa lebih buruk. Saat Anda cemas, membayangkan hal-hal buruk terjadi pada Anda akan membuat terjebak dalam kondisi kecemasan abadi.

Perbedaan antara terlalu banyak berpikir dan penyelesaian masalah bukanlah tentang waktu Anda berinvestasi, ini tentang cara Anda berpikir.

Ketika Anda mendapati diri memikirkan masalah atau peristiwa yang menyusahkan, tanyakan pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan ini:

1. Apakah ada solusi untuk masalah ini?

Beberapa masalah tidak dapat diselesaikan. Anda tidak dapat membuat penyakit orang yang dicintai hilang, dan Anda tidak dapat membatalkan peristiwa traumatis yang sudah terjadi. Memikirkan hal-hal dengan cara yang tidak produktif bisa merusak kesejahteraan psikologis Anda.

2. Apakah saya fokus pada masalah atau mencari solusi?

Jika Anda dihadapkan dengan masalah keuangan, mencari strategi untuk mendapatkan lebih banyak uang atau melunasi hutang Anda sangat membantu.

Namun, membayangkan diri Anda menjadi tunawisma atau memikirkan betapa tidak adilnya situasi keuangan Anda akan membuat Anda terjebak.

3. Apa yang saya capai dengan memikirkan hal ini?

Jika Anda secara proaktif berusaha mendapatkan perspektif baru, Anda mungkin menemukan bahwa memikirkan suatu masalah sangat membantu.

Namun, jika Anda berulang kali berpikir tentang bagaimana Anda menginginkan sesuatu berbeda atau membayangkan semua hal yang salah (tanpa mengidentifikasi tindakan yang akan membantu Anda menjadi sukses), Anda terlalu banyak berpikir.(tka)

Komentar

x