Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 17 Januari 2019 | 18:40 WIB

Cegah Bahaya Kanker Rongga Mulut

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 13 Desember 2018 | 21:35 WIB

Berita Terkait

Cegah Bahaya Kanker Rongga Mulut
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kesehatan mulut sangat penting bagi kelangsungan hidup. Terkadang, banyak orang yang abai tentang kesehatan mulut.

Padahal, jika tidak dijaga, ini akan menyebabkan kanker pada mulut dan menimbulkan kematian.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk lakukan deteksi kanker mulut untuk mencegah kematian. Di dunia, angka kematian yang disebabkan kanker rongga mulut sangat tinggi yaitu 50 persen.

Sedangkan di Indonesia, jumlah penderita kanker rongga mulut tercatat 5,329 di tahun 2012 dan diproyeksikan akan meningkat 21,5 persen di tahun 20201.

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker mulut antara lain merokok, mengunyah tembakau, konsumsi alkohol, virus, pola makan dan latar belakang genetik. Dalam studi terbaru juga diungkapkan bahwa kebiasaan menyirih juga dapat menyebabkan kanker mulut.

Drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD, Ketua lkatan Spesialis Penyakit Mulut Indonesia, memaparkan hasil penelitian independen terakhir yang dilakukan di Jakarta dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Hasil penelitian menunjukan faktor risiko penyebab kanker mulut di Jakarta dan NTT yang tertinggi adalah merokok, mengunyah sirih, alkohol dan faktor Lainnya.

Di NTT penyebab mama tertinggi adalah buah pinang, tembakau dan alkohol. Penderita kanker mulut terbanyak adalah laki - laki berusia di atas 40 tahun.

Enam puluh empat persen kanker mulut dapat diawali oleh lesi Pra kanker yang ditandai dengan perubahan warna. Tekstur atau tampilan mukosa mulut normal berwama merah muda dan kenyal. Jika terjadi perubahan warna menjadi putih, merah atau kombinasi keduanya, hal ini dapat menjadi petunjuk adanya lesi yang memerlukan perhatian.

"Hal ini jarang disadari oleh penderita karena selain tidak memperhatikan perubahan warna dan

tekstur rongga mulut, penderita juga tidak merasakan sakit, sehingga gejala awal ini diabaikan," kata Drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD, Ketua lkatan Spesialis Penyakit Mulut Indonesia, Jakarta, Kamis, (13/12/2018).

Drg. Rahmi menambahkan, tanda-tanda awal kanker mulut dikenali dengan adanya perubahan warna, dan tekstur. luka yang tidak sembuh-sembuh lebih dari satu bulan.

"Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa dirinya menderita kanker rongga mulut karena tidak adanya rasa sakit dan tidak mengetahui tanda-tandanya," tambahnya.

Kebersihan mulut juga menjadi salah satu faktor timbulnya banyak penyakit dalam rongga mulut. Kebersihan mulut penting karena rongga mulut manusia tidak terlepas dari berbagai macam mikro organisme.

Untuk menjaga kebersihan mulut bukan hanya sekedar menyikat gigi secara baik dan benar yang merupakan gold standard memelihara kebersihan mulut, namun pada kasus tertentu diperlukan antiseptik yang salah satunya yang mengandung chlorhexidine atau bahan lainnya. (tka)

Komentar

Embed Widget
x