Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 20 November 2018 | 00:50 WIB

Pentingnya Penghijauan Bagi Kesehatan Lingkungan

Oleh : Aris Danu | Sabtu, 3 November 2018 | 20:45 WIB

Berita Terkait

Pentingnya Penghijauan Bagi Kesehatan Lingkungan
(Foto: Inilahcom/Aris Danu)

INILAH.COM, Jakarta-Perubahan iklim membuat musim dan cuaca menjadi tidak menentu. Hal ini berdampak negatif bagi kesehatan lingkungan, terutama udara dari alam akan mempengaruhi tingkat sistem kekebalan tubuh manusia.

Berkaitan dengan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan dan alam, Djarum Foundation melalui program Djarum Trees For Life (DTFL) Trans Jawa berkomitmen untuk turut andil mengurangi dampak pemanasan global. Hal itu diwujudkan dengan menanam 10 ribu pohon Trembesi di jalur tol Semarang Batang, Jawa Tengah.

Seremoni penanaman pohon ini dilakukan di Tol Semarang Batang pada Sabtu, 3 November 2018. Penanaman dilakukan di area Jembatan Kali Kuto yang kelak akan menjadi ikon dari jalan tol Semarang Batang.

"Inisiatif penanaman Trembesi ini merupakan upaya nyata untuk melestarikan dan menjaga lingkungan demi kehidupan yang lebih baik di masa depan. Seperti yang kita tahu, jalan tol merupakan jalur vital transportasi orang dan barang yang sangat perlu dilakukan penghijauan demi memberikan kesejukan dan juga mengurangi dampak CO2 dan perubahan iklim," kata FX Supanji, Vice President Djarum Foundation melalui siaran pers, Sabtu (3/11/2018).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik upaya penghijauan yang akan terbentang sepanjang 75 kilometer tersebut. Apalagi, Tol Semarang Batang nantinya menjadi urat nadi jalur distribusi di wilayah Jawa Tengah bagian utara. Sehingga, penanaman pohon akan berdampak positif bagi kenyamanan pengguna tol dan juga mengurangi dampak gas CO2.

"Tol ini merupakan program strategis nasional yang harus sukses untuk membuka jalur cepat Jawa. Untuk itu banyaknya kendaraan yang akan lewat dengan emisi gas buang yang pasti meningkat harus diimbangi dengan penanaman pohon sebanyak-banyaknya. Peran serta masyarakat diperlukan agar jalur ini rindang, sejuk dan menyerap emisi. Terima kasih pada Djarum Foundation yang telah turut serta aktif membantu penghijauan ini," kata Ganjar.

Proses penanaman 10 ribu Trembesi akan dilakukan setelah pembangunan Tol Semarang Batang rampung dikerjakan. Hingga saat ini, pembangunan sudah mencapai 80 persen dan diproyeksikan akan dibuka secara fungsional saat Libur Natal dan Tahun Baru Desember mendatang.

Selain Trembesi, kegiatan penghijauan itu juga akan menanam jenis pohon berbunga dan pohon buah di beberapa ruas seperti interchange, rest area hingga kantor pengelola jalan tol. Selain menanam beragam pohon, Djarum Foundation bekerjasama dengan pengelola tol akan melakukan perawatan yang meliputi, penyiraman, pemupukan, pemangkasan, hingga penggantian bila ada pohon yang rusak atau mati.

Pemilihan Trembesi tak lepas dari efektivitas pohon berjuluk Ki Hujan atau Rain Tree ini yang sangat unggul dalam menyerap gas CO2. Satu pohon dewasa mampu menyerap 28,5 ton CO2 pertahun. Lalu, bentuk pohon seperti kanopi atau payung raksasa ini juga bisa menurunkan suhu udara hingga 4 derajat celcius di bawah kerindangannya. [adc]

Komentar

Embed Widget
x