Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 20 November 2018 | 01:21 WIB

Sosial Media Ubah Konsep Kuliner Klasik

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Sabtu, 3 November 2018 | 16:25 WIB

Berita Terkait

Sosial Media Ubah Konsep Kuliner Klasik
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kuliner klasik memang selalu dicari. Namun, seiring berkembangnya sosial media, kini banyak orang mencari kuliner hanya untuk memenuhi konten akun sosial media pribadi.

Menurut William Wongso, sebagai pakar kuliner Indonesia, saat ini dengan maraknya sosial media aspek yang diangkat sangat banyak dari makanan. Multi aspek dari makanan sebagai produk visual bukan lagi untuk soal rasa.

"Karena instagram itu enggak bisa ngasih rasa. Ini mereka hanya kasih visual," ujar Willam Wongso saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta, Sabtu, (03/11/2018).

Namun kini banyak orang yang terlalu lama menikmati makanan. Mengapa? Karena ketika makanan hadir di tengah meja, banyak orang terutama kaum millenial justru sibuk mengabadikan atau foto untuk konten instagram. Padahal, makanan itu akan lebih enak dirasakan ketika masih hangat.

"Mana enak makanan dimakan saat sudah dingin," kata William.

Masih menurutnya, adanya banyak aplikasi yang juga sekarang sangat berkembang yang mengangkat keunggulan kuliner, menurutnya seabgai salah satu cara untuk memajukan bisnis kuliner di Indonesia.

"Menurut saya dengan banyaknya aplikasi yang memudahkan pasar kuliner, sangat membantu pengembangan usaha menengah dan pengusaha lemah. Bukan hanya restoran yang besar punya tempat tapi restoran rumahan bisa juga terbuka pasarnya lewat aplikasi," tambahnya.(tka)

Komentar

Embed Widget
x