Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 18 Desember 2018 | 02:00 WIB

Delegasi Japan Tertarik Investasi Wisata

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 1 November 2018 | 12:40 WIB

Berita Terkait

Delegasi Japan Tertarik Investasi Wisata
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pariwisata yang diwakili Kepala Bidang Investasi Destinasi Prioritas, Nurwan Hadiyono menerima kunjungan bisnis Japan Tourism Mission.

Kunjungan yang diwakili 8 peserta termasuk perwakilan dari Pemerintah Jepang, terdiri dari Japan Tourism Agency Government of Japan, Japan Association of Travel Agents (JATA) dan Travel Agents beserta pengusaha asal Jepang dalam rangka pengembangan potensi dan investasi pariwisata.

Kedelapan delegasi tersebut terdiri dari Shigenori Hiraoka dan Kyohei Yoshino dari Japan Tourism Agency Government, Yoshinori Ochi dari JATA, Saburo Okino dari JTB, Yasuyuki Masamoto dari Nippon Travel Agency, Kazuhiro Takahashi dari JTB, Moto Tahonara dari Ramatours dan Hidenori Shimasaki dari Urban Renaissance Agency.

Nurwan Hadiyono menyebut, kunjungan kali ini merupakan tindak lanjut Japan Global Exchange Forum antara Presiden Joko Widodo dengan Penasehat Perdana Menteri Jepang di Jakarta, 5 September 2017. Dan dimulai dengan rangkaian kegiatan hari pertama menuju Tanjung Kelayang pada 30 Oktober 2018, kemudian dilanjutkan menuju Tanjung Lesung pada 31 Oktober 2018.

Lebih lanjut, dalam menerima Delegasi misi bisnis Jepang kali ini, Nurwan Hadiyono didampingi juga oleh Purnomo Siswoprasetjo, Presdir PT Banten West Java, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang, Perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Banten serta pemangku kepentingan lainnya dalam percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.

"Tanjung Lesung yang ditetapkan menjadi 10 Bali Baru terus dikembangkan. Pada tahun 2015 sampai 2017 tingkat okupansi di Tanjung Lesung Beach and Resort Hotel mengalami kenaikan dari 31 persen menjadi ke 37 persen," ujar Nurwan Hadiyono, Jakarta, Kamis, (01/11/2018).

Dari sisi aksesibilitas, saat ini sedang dilakukan proses pembangunan oleh WIKA berupa jalan tol Serang - Panimbang sejauh 84 kilometer. Hal itu untuk mempermudah dan mempersingkat jarak tempuh menuju KEK Tanjung Lesung. Yang dapat ditempuh kurang lebih 2 jam dari Jakarta.

"Pembangunan tol dibagi menjadi tiga seksi yakni seksi 1 (SerangRangkas Bitung) sepanjang 26,50 kilometer, seksi 2 (Rangkas BitungBojong) sepanjang 33 kilometer, dan seksi 3 (BojongPanimbang) dengan panjang 24,40 kilometer. Ditargetkan rampung pada September 2019 dan ditargetkan sudah dapat beroperasi pada tahun yang sama," tambahnya.

Untuk amenitasnya, KEK Tanjung Lesung pada 2019 akan dibuka 34 homestay. Pihak Travel Agents dari delegasi Jepang sangat tertarik untuk membuat paket wisata di Tanjung Lesung. Dengan mengandeng operator dari Ramatour.

Nantinya para delegasi akan melakukan kunjungan ke lokasi sekitar Tanjung Lesung mulai dari Beach Club, Ladda Bay (Mongolian Culture Centre), dan Batik Cikadu.

Sementara itu untuk mendukung percepatan KEK Tanjung Kelayang, Kemenpar bersama Kemenhub dan Pemda Babel telah mendorong Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjung Pandan (TJQ) menjadi bandara internasional. Sebagai bandara internasional, Garuda Indonesia pekan lalu mulai membuka penerbangan langsung Singapura (Sin)- Tanjung Pandan (TJQ) sebanyak 4 kali per minggu.

Sejumlah peluang investasi ditawarkan kepada para pebisnis Jepang di antaranya perluasan Bandara Internasional Tanjung Pandan, KEK Tanjung Kelayang, dan Tanjung Tinggi (Black Rocks Golf Belitung).

Delegasi misi bisnis Jepang diterima Bupati Kabupaten Belitung Sahani Saleh, Wakil Pemda Provinsi Babel dan pemangku kepentingan Kabupaten Belitung beserta pelaku usaha lokal.

Usai melakukan pertemuan, para delegasi mengadakan kunjungan langsung ke KEK Tanjung Kelayang dan kawasan pariwisata Tanjung Tinggi.(tka)

Komentar

Embed Widget
x