Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Januari 2019 | 14:20 WIB

Efek Bencana Alam

Anak jadi Kelompok yang Paling Rentan

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Sabtu, 20 Oktober 2018 | 08:45 WIB

Berita Terkait

Anak jadi Kelompok yang Paling Rentan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Golongan anak - anak merupakan kelompok yang paling rentan membutuhkan perhatian khusus ketika terjadi bencana alam.

Saat bencana alam terjadi, anak menjadi salah satu korban yang kerap kehilangan orangtua. Ini menjadi sesuatu hal yang sangat memprihatikan. Keadaan tersebut juga sangat mempengaruhi asupan makanan yang dikonsumsi anak.

Bencana alam tidak hanya menyebabkan luka secara fisik, tetapi juga mencederai emosional si anak. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), korban terdampak bencana berpotensi mengalami kecemasan, depresi, dan trauma. Oleh karena itu, melakukan pertolongan pertama pada aspek psikologis (Psychological First Aid), merupakan usaha yang perlu diperhatikan untuk menghadapi dampak buruk bencana alam bagi anak.

Pelopor makanan siap santap Kimbo Kitchen merasa perlu adanya tindakan suportif berupa dukungan sosial, emosional, dan praktis yang diberikan terhadap anak yang mengalami peristiwa krisis. Bekerja sama dengan dua lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Pelmas GBI, Kimbo Kitchen memberikan bantuan berupa produk Kimbo Kitchen Bubur Ayam dan Bubur Sapi kepada anak-anak yang menjadi korban bencana gempa bumi di Palu dan Donggala, yang terjadi pada 28 September 2018 lalu.

Bantuan tersebut diberikan langsung pada Kamis, (18/10/2018) oleh Marketing Manager PT Madusari Nusapersada Yenny Andayani dan HR Director PT Madusari Nusapersada Casman Gunawan kepada Koordinator Indonesia Humanitarian Center ACT Wahyu Abdi dan Ketua Biro Pelayanan Sosial Pelmas GBI Pdt. Didimus Fingkreuw.

"Ketika ada bencana, pihak yang paling rentan adalah anak-anak. Saya ingat betul perkataan seorang ibu korban bencana banjir bandang Jakarta tahun 2014 silam. Ibu itu bilang bahwa anaknya hanya makan nasi dicampur air dalam beberapa hari terakhir, sampai dia mendapatkan Kimbo Kitchen Bubur Ayam," kata Yenny Andayani, Marketing Manager PT Madusari Nusaperdana, produsen Kimbo Kitchen, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu, (20/10/2018).

Berangkat dari pengalaman itu, dua varian produk Kimbo Kitchen pun dipersiapkan sebagai salah satu opsi emergency food, khususnya bagi anak-anak. Sesuai namanya, emergency food merupakan produk pangan yang diberikan kepada orang-orang dalam keadaan emergency atau darurat bencana. Masa darurat bencana berkisar antara tiga hari hingga dua minggu setelah bencana terjadi. Salah satu karakteristik dari emergency food adalah bentuknya yang praktis, aman dikonsumsi, mudah didistribusikan, awet, dan meal ready to eat atau siap santap.

Cara mengkonsumsi Kimbo Kitchen bubur ini pun sangat mudah. Korban bencana bisa langsung menyantapnya setelah membuka kemasan terlebih dahulu. Atau jika ingin mengonsumsi bubur dalam keadaan hangat, mereka bisa memasukkan kemasan ke dalam mangkuk atau wajan berisi air panas, sebelum menyantapnya.

"Produk aman untuk dikonsumsi selagi tidak ada kemasan yang rusak atau bolong. Yang juga penting, sendok yang digunakan harus lah bersih," terangnya.

Yenny menambahkan, dalam proses produksi-nya produk Kimbo Kitchen tidak menambahkan bahan pengawet. Hal ini karena Kimbo Kitchen menggunakan teknologi pangan Retort, yaitu prinsip memasak dalam tekanan dan suhu tinggi. (tka)

Komentar

x