Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 14 Desember 2018 | 17:20 WIB

Kenal Lebih Dekat dengan Kipas Cantik Khas Bali

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 11 Oktober 2018 | 16:10 WIB

Berita Terkait

Kenal Lebih Dekat dengan Kipas Cantik Khas Bali
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bali - Indonesia memiliki beragam budaya dan hasil kerajinan. Salah satunya adalah kipas cantik yang elegan dari pulau Dewata, Bali.

Karya seni dan kerajinan tangan khas Indonesia tersebut terbilang unik dan eksotik. Salah satu kerajinan tangan yang membuat pengunjung takjub adalah kipas khas Bali buatan UMKM milik Mas Utari N SH (47). Kipas yang didominasi warna-warna cerah seperti, hijau, biru, merah, oranye, pink, dan kuning ini memiliki ragam corak yang unik.

Pengunjung juga pasti tidak akan menyangka bahwa ragam kipas cantik yang dipajangnya di dinding bambu itu terbuat dari limbah.

"Ya, kipas yang kami buat bahannya memang banyak memanfaatkan limbah, seperti kawat, kaleng bekas, oli pelumas dan sisa-sisa kain," jelas Utari, di Indonesia Pavilion di Annual Meeting IMF - WB 2018, Nusa Dua Bali, Kamis, (11/10/2018).

Dari limbah tersebut, perempuan yang akrab disapa Gung Mas ini menyulapnya menjadi kipas ramah lingkungan berbentuk kipas lebar. Ia yang dibantu oleh lebih dari 50 karyawan ini mengaku mampu memproduksi sekitar 300 kipas ramah lingkungan per hari.

"Kipas ramah lingkungan ini, banyak disukai wisatawan lokal yang datang ke Bali untuk oleh-oleh," tambahnya.

Selain kipas ramah lingkungan, UMKM-nya juga memproduksi model kipas eksklusif, yaitu Kipas kayu berbahan kain Wastra dan kipas kayu lukisan. Untuk kipas kayu berbahan kain Wastra, kata Gung Mas, bisa memanfaatkan sisa kain kebaya, batik atau kain tradisional lainnya yang sudah tidak terpakai.

"Bisa juga bahannya sesuai permintaan konsumen, karena ingin dipadankan dengan pakaiannya, dan itu biasanya kebaya," ujarnya.

Masih menurutnya, untuk kipas kayu lukisan, lanjut Gung Mas, temanya sangat beragam, mulai dari tokoh-tokoh wayang, tari tradisional Bali, atau bentuk-bentuk lainnya yang khas Bali. Jenis kipas ini diproduksi rata-rata 100 kipas per hari, karena membutuhkan waktu agak lama, mengingat dipengaruhi tingkat kerumitan dan feel dalam proses pembuatannya.

Untuk harga kipas yang diproduksinya, Gung Mas mematok harga Rp 15 ribu hingga Rp 2 juta.

"Termurah kipas ramah lingkungan, sedangkan harga termahal adalah kipas kain Wastra dan kipas lukisan yang bentuknya adalah kipas lipat," paparnya.(tka)

Komentar

Embed Widget
x