Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 20:25 WIB

Kustomfest 2018, Shaggydog Bicara Industri Kreatif

Selasa, 9 Oktober 2018 | 19:00 WIB

Berita Terkait

Kustomfest 2018, Shaggydog Bicara Industri Kreatif
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Yogyakarta - Band ska papan atas asal Jogja, Shaggydog, mengguncang panggung Kustomfest 2018, Sabtu (6/10/2018). Shaggydog membuat ribuan pengunjung yang memadati Jogja Expo Center bergoyang. Deretan lagu andalan seperti Tonight, Jalan-jalan, Sayidan, Ambilkan Gelas, sukses memuaskan dahaga para pengunjung.

"Ini sensasional. Kustomfest luar biasa. Memperkaya serta mewadahi kreativitas anak bangsa. Ini membuktikan bahwa industri kreatif Indonesia mampu bersaing di tingkat dunia," ujar Bassis Shaggydog Odisey Sancho.

Baginya industri kreativitas dan pariwisata memang tak bisa dipisahkan. Keduanya merupakan satu kesatuan utuh yang dapat menjadi tumpuan untuk mendatangkan devisa dari wisatawan. Pasalnya industri kreatif itu bisa juga dikembangkan menjadi industri pariwisata, selain sebagai pusat produksi bisa juga menjadi wisata edukasi

"Jika kita lamban dalam pengembangan industri kreatif dan pariwisata ke depan, maka kita akan tertinggal oleh negara-negara lain. Padahal kita punya banyak sekali produk-produk barang dan jasa di industri kreatif sejak dulu yang mampu mendukung sektor pariwisata, baik di bidang produk seni, budaya hingga aneka kearifan lokal," ungkap pria yang akrab disapa Bandizt ini.

Dia mencontohkan di Garut terdapat sentra dodol yang disamping menjadi tempat produksi, juga digunakan untuk pariwisata. Hal tersebut juga diterapkan di sentra pembuatan keramik di Kasongan Bantul. "Ini bisa dikembangkan ke bengkel-bengkel para builder custom. Wisatawan mancanegara dapat melihat langsung pembuatan motor atau mobil custom di bengkel tersebut," ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa manfaat yang bisa diambil dari pengembangan industri kreatif ke pariwisata, seperti edukasi kepada masyarakat bagaimana proses pembuatan sebuah barang, juga akan membantu pemasaran barang. "Kalau orang berwisata ke sentra industri kreatif, pasti banyak yang membeli produknya. maka dari itu ini Kustomfest merupakan wadah promosi yang sangat bauk," ujarnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga sependapat. Menpar menegaskan industri pariwisata dan ekonomi kreatif bisa menjadi andalan bangsa Indonesia. Ia mengatakan, negara-negara lain saat ini sudah mengklaim macam-macam industri yang difokuskan mereka. Indonesia kini juga sudah menemukan bidang industri yang menjadi unggulan bagi negeri. Yaitu Pariwisata yang didukung dengan industri kreatifnya.

"Saya kira industri ekonomi kreatif, termasuk pariwisata. Ini adalah industri yang bisa memungkinkan bangsa ini untuk memenangkan persaingan. Ini telah ditunjukkan oleh perhelatan Kustomfest. Dimana event ini menjadi sebuah barometer bagi industri kreatif khususnya bidang otomotif," ungkap Menpar.

Kustomfest memang luar biasa. Sebuah pemersatu kustom kultur. Sebuah ajang bertemunya karya pecinta motor, mobil, dan sepeda kustom, yang jadi penggerak industri kreatif otomotif yang cukup menjanjikan.

"Saya yakin dengan Kustomfest industri kreatif Indonesia akan semakin tumbuh dan terus mendukung pariwisata Indonesia. Kustomfest akan menjadi penggerak perubahan di Indonesia," ujar Menteri asal Banyuwangi itu. [*/par]

Komentar

Embed Widget
x