Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 08:10 WIB

Orangtua Jangan Panik Masalah Makan pada Anak

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Senin, 8 Oktober 2018 | 17:10 WIB

Berita Terkait

Orangtua Jangan Panik Masalah Makan pada Anak
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Tidak jarang, banyak orangtua yang mengalami masalah makan pada buah hatinya. Ini memang menjadi sebuah beban bagi orangtua agar anaknya tidak mengalami masalah gizi.

Untuk mengatasi masalah tersebut, orangtua diharapkan jangan terlalu panik. Menurut psikolog anak Tari Sanjojo, menyarankan orangtua untuk tidak panik menghadapi gejala picky eater, namun juga tidak boleh menganggap sepele gejala picky eater.

"Picky eater bila tidak diatasi dengan tepat dapat menyebabkan anak menjadi malas makan dan pada kelanjutannya menyebabkan anak menjadi cepat lesu, tidak bersemangat, kurang konsentrasi, bahkan sakit," papar Tari, Jakarta, Senin, (08/10/2018).

Masih menurutnya, kondisi ini sangat mengganggu aktivitas fisik anak. Seharusnya anak bersemangat mengeksplorasi banyak hal agar tumbuh sehat dan cerdas. Picky eater juga bisa menyebabkan anak terasingkan dari pergaulannya karena ia pilih-pilih makan.

"Pergaulan kan, sering melibatkan makanan atau aktivitas makan bersama. Kan sayang kalau anak susah makan nanti dia jadi malas bergaul dengan teman-temannya hanya karena tidak suka makanan yang disajikan," tambah Tari.

Picky eater merupakan gangguan perilaku makan pada anak yang berhubungan dengan perkembangan psikologis tumbuh kembangnya. Iniditandai dengan keengganan anak mencoba jenis makanan baru (neofobia), pembatasan terhadap jenis makanan tertentu terutama sayur dan buah, dan secara ekstrim tidak tertarik terhadap makanan dengan berbagai cara yang dilakukan, yaitu menampik makanan yang tidak dia sukai, mengemut makanan, dan menutup mulut dengan rapat pada saat menghadapi makanan yang tidak dia sukai.

Picky eater ditandai dengan pertumbuhan tubuh terhenti, perubahan perilaku, lesu, kehilangan selera makan, dan kekurangan berat badan. Kondisi ini bisa mengganggu kesehatan anak. Namun sayangnya, banyak orangtua yang salah kaprah menyiasati picky eater dengan memberikan susu sebagai solusi. Padahal, susu sebetulnya hanya sebagai pelengkap.(tka)

Komentar

Embed Widget
x