Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 08:01 WIB

Penyebab Kebutaan di Indonesia Adalah Katarak

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Rabu, 3 Oktober 2018 | 16:45 WIB

Berita Terkait

Penyebab Kebutaan di Indonesia Adalah Katarak
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Angka kebutaan di Indonesia cukup tinggi. Kebanyakan penyebab kebutaan tersebut adalah karena penyakit katarak.

Menurut hasil Survei Kebutaan Rapid Assessment of Avoidable Blindness atau RAAB tahun 2014 2016 di lima belas provinsi dengan sasaran populasi usia 50 tahun ke atas diketahui bahwa angka kebutaan mencapai 3 persen.

Penyebab kebutaan terbanyak adalah katarak 81 persen, diikuti oleh kelainan segmen posterior non RD 5,8 persen, kekeruhan kornea non trachoma 2,8 persen , kelainan bola mata/SSP abnormal 2,7 persen, glaukoma 2,5 persen dan kelainan refraksi 1,7 persen.

"Sedangkan prevalensi gangguan penglihatan menurut Riskesdas Tahun 2013, diperkirakan 0,4 persen penduduk Indonesia mengalami kebutaan/gangguan penglihatan. Sebanyak 80 persen dari para penyandang gangguan penglihatan dan kebutaan ini dapat dicegah bahkan diobati," kata Ketua Persatuan Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) dr. M. Sidik, Sp.M(K), Jakarta, Rabu, Rabu, (03/10/2018).

Data ini mendasari fokus program penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan di Indonesia, pada penanggulangan katarak dan gangguan penglihatan dengan penyebab lainnya.

"Katarak adalah kondisi pada mata yang memiliki lensa yang keruh. Ini biasanya terjadi karena bertambahnya usia. Ketika seseorang mencapai usia 50-an," tambahnya.

Masih menurutnya, banyak penderita diabetes yang mengalami gangguan penglihatan karena katarak. (tka)

Komentar

Embed Widget
x