Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 11 Desember 2018 | 23:13 WIB

Kenali Lima Penyebab Penyakit Jantung

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Jumat, 28 September 2018 | 19:25 WIB

Berita Terkait

Kenali Lima Penyebab Penyakit Jantung
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Penyakit jantung koroner PJK adalah gangguan fungsi jantung akibat otot jantung kekurangan darah karena adanya penyempitan pembuluh darah koroner.

Menurut dr. Bambang Dwi Putra, SpJP, dari Rumah Sakit Harapan Kita, secara klinis penyakit jantung ditandai dengan nyeri dada atau rasa tidak nyaman di dada atau seperti terasa tertekan berat ketika sedang mendaki atau kerja berat. Kemudian ketika berjalan terburu - buru pada saat berjalan di jalan datar atau berjalan jauh.

"Penyakit jantung ini bukan hanya disebabkan oleh satu faktor, tetapi multi faktor," papar Bambang saat ditemui di Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Jumat, (28/09/2018).

Berikut adalah beberapa faktor pencetus penyakit jantung yang bisa Anda simak.

1. Merokok

"Sekitar 64 persen di Indonesia cukup tinggi untuk perokok pria. Angka ini ternyata paling tinggi di dunia. Ini memang sangat menyedihkan. Karena itu, wajar ketika kita lihat pembiayaan (belanja kesehatan) di Indonesia untuk kardiovaskular kita sangat tinggi," kata Bambang.

2. Kolesterol tinggi

"Kalau kita lihat sehari bisa makan tiga kali. Berapa kali ada gorengan? Tumis - tumisan? Belum lagi camilan yang digoreng. Misalnya pisang, dan es cream tinggi. Ini harus dihitung kalorinya dan sangat tinggi kolesterol," paparnya.

3. Hipertensi

Tekanan darah tinggi. Banyak orang - orang yang tidak pernah medical check up tiba - tiba tensi tinggi.

"Ada yang datang ke rumah sakit dengan tensi 200 - 180. Padahal ini sangat simple pencegahannya. Bisa dilakukan secara berkala," ujarnya.

4. Diabetes

Penggunaan gula harus dibatasi. Ini harus dideteksi sejak dini.

"Sangat mudah untuk mendeteksi kadar gula darah dalam tubuh. Bisa saat gula darah puasa, dan gula darah setelah 2 jam makan. Ini sudah tersedia di puskesmas," katanya.

5. Faktor usia

Ini tidak dapat dimodifikasi. Setidaknya harus bisa mencegah dengan menerapkan gaya hidup sehat sejak dini.(tka)

Komentar

Embed Widget
x