Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 11 Desember 2018 | 22:41 WIB

Program Vaksin MR Akan Diperpanjang?

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Rabu, 19 September 2018 | 14:45 WIB

Berita Terkait

Program Vaksin MR Akan Diperpanjang?
(Foto: Ilustrasi)

INILACOM, Jakarta - Pencapaian vaksin Measles Rubella (MR) yang dilaksanakan di luar provinsi Jawa belum maksimal. Karena itu, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI berencana untuk memperpanjang waktu imunisasi.

Program MR tahap dua ini dikhususkan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Jawa. Ini dilaksakanan sejak Agustus hingga September 2018. Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila F Moeloek menjelaskan, hingga kini capaian imunisasi MR baru mencapai 49 persen. Sedangkan, target yang harus dicapai adalah 95 persen.

"Diskusi awalnya (untuk perpanjangan masa imunisasi tahap dua) adalah antara 2 minggu sampai 1 bulan," ujar Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Anung Sugihantono, Jakarta, Selasa, (18/09/2018).

Masih menurutnya, perpanjangan masa imunisasi sedang dipikirkan bersama dengan pihak - pihak terkait.

"Dengan teman-teman karena ini menyangkut health unity tadi, bukan kemudian kita perpanjang seenaknya sendiri, karena vaksin ini kan ada masanya, begitu disuntikan, kekebalan seperti apa yang terjadi, itulah yang harus kita jaga," tambahnya.

Vaksin MR ini adalah sebuah upaya untuk menekan penyakit campak dan rubella. Hal tersebut sangat membahayakan terutama untuk ibu hamil. Rubella ketika menular kepada ibu hamil, akan menyebabkan keguguran dan kecatatan pada bayi yang dilahirkan. Mulai dari jantung bocor, kelainan pada mata dan menyebabkan tuli.(tka)

Komentar

Embed Widget
x