Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 12:02 WIB

Olahraga Teratur Kurangi Risiko Serangan Jantung

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Senin, 10 September 2018 | 20:25 WIB

Berita Terkait

Olahraga Teratur Kurangi Risiko Serangan Jantung
(Foto: zeenews.india)

INILAHCOM, London - Olahraga harian dapat mengurangi risiko serangan jantung bahkan di daerah yang tercemar.

Mengutip dari zeenews, Senin, (10/09/2018), sebuah studi menjelaskan, aktivitas fisik secara teratur dapat mengurangi risiko serangan jantung, bahkan di daerah dengan tingkat polusi lalu lintas menengah ke tinggi.

"Sementara olahraga diketahui dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, polusi dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung, asma dan penyakit paru-paru obstruktif kronik," kata Nadine Kubesch dari University of Copenhagen di Denmark.

"Saat ini ada sedikit data tentang apakah kualitas udara yang buruk membatalkan manfaat perlindungan dari aktivitas fisik dalam mencegah serangan jantung," kata Kubesch, penulis utama studi yang dipublikasikan dalam Journal of American Heart Association.

Para peneliti di Denmark, Jerman dan Spanyol mengevaluasi tingkat aktivitas fisik luar ruangan (olahraga, bersepeda, berjalan dan berkebun) dan paparan nitrogen dioksida (NO2 polutan yang dihasilkan oleh lalu lintas) pada 51.868 orang dewasa, berusia 50-65.

Selama periode 17,7 tahun, ada 2.936 serangan jantung pertama dan 324 serangan jantung berulang.

Para peneliti menemukan tingkat polusi yang lebih tinggi dikaitkan dengan lebih banyak serangan jantung, namun, risiko itu lebih rendah di antara mereka yang aktif secara fisik.

Bersepeda selama empat jam atau lebih per minggu mengurangi risiko serangan jantung berulang sebesar 31 persen,dan ada penurunan 58 persen ketika semua empat jenis aktivitas fisik (bersama-sama berjumlah empat jam per minggu atau lebih) digabungkan, terlepas dari kualitas udara.

Mereka yang berpartisipasi dalam olahraga memiliki tingkat serangan jantung awal 15 persen lebih rendah dan ada 9 persen pengurangan risiko yang terkait dengan bersepeda, terlepas dari kualitas udara, kata para peneliti.

Dibandingkan dengan peserta dengan paparan NO2 perumahan yang rendah, mereka yang berada di daerah berisiko tinggi memiliki 17 persen peningkatan risiko pada serangan jantung pertama dan 39 persen untuk serangan jantung berulang.(tka)

Komentar

Embed Widget
x