Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 22:39 WIB

Konsumsi Ikan Baik untuk Kesehatan Jantung

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Sabtu, 8 September 2018 | 21:35 WIB

Berita Terkait

Konsumsi Ikan Baik untuk Kesehatan Jantung
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, London - Mengkonsumsi ikan berlemak empat kali seminggu dapat membantu meningkatkan jumlah kolesterol baik dan mencegah risiko penyakit jantung.

Hal tersebut disebutkan dalam sebuah penelitian. Mengutip dari zeenews, Sabtu, (08/09/2018), sebuah temuan menunjukkan bahwa ikan berlemak meningkatkan ukuran dan komposisi lipid dari partikel high-density lipoprotein (HDL), juga dikenal sebagai kolesterol baik, pada orang dengan gangguan metabolisme glukosa.

Lebih lanjut, menggunakan setiap hari 30 ml minyak camelina, kaya asam alfa-linolenat, yang merupakan asam lemak omega-3 penting, juga ditemukan untuk mengurangi jumlah partikel Intermediate-density lipoprotein (IDL) berbahaya.

Lipoprotein IDL adalah prekursor (low-density lipoprotein) LDL, yang juga dikenal sebagai kolesterol jahat. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 rantai panjang yang ditemukan pada ikan memiliki efek menguntungkan pada ukuran dan komposisi lipoprotein.

Kedua perubahan ini dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, kata peneliti dari University of Eastern Finland.

Untuk penelitian ini, yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Nutrition & Food Research, tim tersebut melibatkan hampir 100 pria dan wanita Finlandia berusia antara 40 dan 72 tahun, dengan gangguan metabolisme glukosa.

Peserta penelitian secara acak dibagi menjadi empat kelompok untuk intervensi 12 minggu: kelompok minyak camelina, kelompok ikan berlemak, kelompok ikan tanpa lemak, dan kelompok kontrol.

Sementara orang-orang dalam kelompok minyak camelina, kelompok ikan berlemak, menunjukkan HDL yang berpotensi lebih tinggi dan tingkat kolesterol IDL yang lebih rendah, makan ikan tanpa lemak, tidak terkait dengan perubahan dalam jumlah, ukuran atau komposisi partikel lipoprotein, kata para peneliti.(tka)

Komentar

Embed Widget
x