Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 07:18 WIB

Pasien Penyakit Jantung

Nyaman dengan Tindakan Minimal Invasive

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Kamis, 30 Agustus 2018 | 12:35 WIB

Berita Terkait

Nyaman dengan Tindakan Minimal Invasive
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM,Jakarta - Tindakan minimal invasive memberikan kenyamanan dan masa pemulihan yang lebih singkat untuk pasien.

Hal tersebut berlaku untuk para penderita gangguan kesehatan pada jantung, pembuluh darah, ataupun urologi. Gaya hidup yang tidak sehat serta pertambahan usia, memicu timbulnya berbagai masalah kesehatan, seperti masalah kesehatan pada jantung, pembuluh darah, ataupun urologi.

Untuk menangani masalah kesehatan tersebut, diperlukan penanganan yang tepat dan komprehensif dengan dukungan teknologi terkini dalam bidang kesehatan, dari mulai diagnosa hingga menentukan tindakan yang tepat bagi setiap pasien.

"Penanganan untuk berbagai masalah kesehatan ini bermacam-macam, harus disesuaikan dengan kondisi pasien, mulai dari terapi pengobatan hingga tindakan bedah. Seiring hadirnya inovasi teknologi di bidang kesehatan, solusi untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan dapat dilakukan dengan teknik minimal invasive," kata Chief Executive Officer (CEO) RS Pondok Indah Group, dr. Yanwar Hadiyanto, MARS, Jakarta, Rabu, (29/08/2018).

Masih menurutnya, minimal invasive surgery adalah tindakan bedah dengan luka sayatan yang lebih minimal. Setelah dilakukannya tindakan, pasien akan merasakan nyeri yang lebih sedikit, risiko komplikasi lebih rendah, serta masa pemulihan yang lebih singkat, bila dibandingkan dengan bedah konvensional.

Gangguan kesehatan pada jantung menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang sering terjadi. Permasalahan pada pembuluh darah koroner, katup-katup jantung, dan masalah pada sistem listrik jantung membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat pada periode emas. Jika tidak ditangani dengan cepat, dapat mengakibatkan kerusakan otot jantung, gagal jantung, bahkan kematian mendadak.

Penanganan masalah jantung saat periode emas, meningkatkan peluang kesembuhan pasien dan menghindari kerusakan otot jantung yang lebih parah.(tka)

Komentar

Embed Widget
x