Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 09:42 WIB

Tekan Peningkatan Penyakit Tidak Menular

Menkes Resmikan Asean Car Free Day

Oleh : Mia Umi Kartikawati | Minggu, 5 Agustus 2018 | 11:15 WIB

Berita Terkait

Menkes Resmikan Asean Car Free Day
(Foto: Inilahcom/Mia Kartikawati)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila F Moeloek menegaskan pentingnya untuk menekan pertumbuhan penyakit tidak melunar dengan menjalani gaya hidup sehat.

Karena itu, Car Free Day (CFD) menjadi salah satu sarana yang penting untuk masyarakat berolahraga.Car Free Day di Indonesia atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor pertama di Indonesia sudah dimulai secara resmi di Jakarta pada 2002.

Sejak itu, kota - kota lain di seluruh negeri melakukan program serupa. Program tersebut berhasil mendorong masyarakat setempat untuk melakukan aktivitas fisik. Tingkat partisipasi publik yang tinggi di setiap CFD mengindikasi program ini bermanfaat untuk mendorong gaya hidup sehat di masyarakat.

Karena itu, Menkes sangat bersyukur Indonesia menjadi lead country untuk menyemangatkan para negara - negara anggota ASEAN lainnya untuk menggelar CFD.

"Hari ini baru pertama kalinya di ASEAN untuk Hari Bebas Kendaraan bermotor di ASEAN. Indonesia sangat bangga bisa menjadi lead country. Ini menjadi suatu kebanggaan menjadi tuan rumah peluncuran ASEAN Car Free Day. Ini adalah program pembatasan kendaraan bermotor. Untuk kita bebas berkendaraan," papar Menkes Nila F Moeloek, Jakarta, Minggu, (05/08/2018).

Masih menurutnya, ASEAN CFD yang diresmikan bersamaan dengan pemecahan rekor dunia untuk Tari Poco - Poco terbesar itu adalah prakarsa advokasi di tingkat regional oleh Kementerian Kesehatan Indonesia dengan dukungan dari Kementerian Kesehatan anggota ASEAN lainnya untuk mempromosikan gaya hidup sehat. Dengan melakukan aktivitas fisik dan berbagai bentuk kegiatan lainnya di area khusus atau jalan yang bebas dari kendaraan bermotor.

"Seperti sekarang kita sudah bisa berpoco-poco 65 ribu orang. Kalau tidak bebas kendaraan bermotor ini tidak bisa terjadi. Tapi catatan, masih banyak makanannya. Itu mungkin bisa dibatasi. Bisa dengan jajan rebus - rebusan," tambahnya.

Menkes menjelaskan, negara ASEAN lainnya yang sudah melaksanakan CFD adalah Brunei Darussalam dan Malaysia.

"Kami harapkan di Kamboja, dan negara lainnya mulai digerakkan. Jadi bagus sekali ini sangat positif. Ini dapat menjadikan budaya. Diadopsi masyarakat lain di negara negara ASEAN. Acara peluncuran ini menjadi momentum yang signifikan bagi kolaborasi antar sektor untuk mempromosikan gaya hidup sehat," ujarnya.(tka)

Komentar

x